intim news
intim news
intim news
intim news
website murah

DPRD Kotim Dorong Penyelesaian Masalah Listrik untuk Penggilingan Padi di Lampuyang

Ketua Komisi II DPRD Kotim, Akhyannoor,
intim news

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih harus menunggu lebih lama untuk merasakan manfaat dari proyek penggilingan padi modern yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Proyek yang menelan anggaran cukup besar ini hingga kini belum dapat difungsikan karena kendala utama pada pasokan listrik yang belum memadai di lokasi tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kotim, Akhyannoor, mengungkapkan bahwa meskipun mesin penggilingan padi telah tersedia, peralatan tersebut belum bisa beroperasi karena daya listrik yang ada di desa tersebut masih sangat lemah.

intim news

“Mesin itu tidak bisa beroperasi karena watt listriknya belum stabil. Jadi, harus menggunakan kabel besar dan juga perlu ada trafo untuk menambah daya,” jelas Akhyannoor saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 12 November 2025.

Ia menambahkan bahwa pengajuan untuk peningkatan daya listrik sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, dan saat ini sedang diupayakan agar dapat segera direalisasikan tahun ini.

Proyek penggilingan padi di Desa Lampuyang sendiri diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi petani setempat untuk mengolah hasil pertanian mereka dengan cara yang lebih modern dan efisien.

intim news

“Sudah diajukan dan kami dorong supaya segera diselesaikan, karena ini sangat penting bagi masyarakat,” ujar Akhyannoor.

Peningkatan daya listrik menjadi hal yang krusial agar mesin penggilingan padi yang telah disiapkan bisa berfungsi dengan baik. Tanpa adanya pasokan listrik yang stabil, penggilingan padi tersebut tidak akan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka.

Proyek penggilingan padi ini diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi para petani di Lampuyang yang selama ini menghadapi kesulitan dalam proses pengolahan gabah. Dengan penggilingan modern, petani diharapkan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat, sehingga bisa meningkatkan pendapatan mereka dan menekan biaya produksi.

Namun, hingga saat ini, meskipun alat penggilingan telah tersedia, masyarakat di Desa Lampuyang masih harus menunggu agar pasokan listrik yang memadai bisa segera terwujud. Akhyannoor juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong agar penggilingan padi di Lampuyang bisa segera difungsikan untuk kepentingan masyarakat.

“Kami harapkan progresnya berjalan cepat supaya masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” tambah Akhyannoor, yang juga merupakan anggota Fraksi Gerindra DPRD Kotim.

Komisi II DPRD Kotim, yang membidangi sektor ekonomi dan pembangunan, juga aktif dalam memantau kelanjutan proyek ini agar tidak mengalami kendala yang lebih lama.

Di sisi lain, warga Desa Lampuyang sangat berharap agar masalah pasokan listrik segera teratasi. Salah seorang petani setempat, Joko (50), mengatakan bahwa penggilingan padi modern ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

“Kami sudah lama menunggu penggilingan padi ini, tapi sampai sekarang masih belum bisa digunakan. Harapan kami, supaya listrik bisa segera ada, dan kami bisa lebih mudah mengolah gabah,” katanya.

Joko menambahkan, saat ini petani di Lampuyang masih harus mengandalkan penggilingan tradisional yang memakan waktu lebih lama dan biayanya lebih tinggi.

Dengan adanya penggilingan padi modern, mereka berharap dapat memperoleh hasil yang lebih optimal dan efisien. “Dengan adanya penggilingan yang lebih modern, kami berharap bisa lebih cepat memproses gabah dan hasilnya lebih baik,” ungkapnya.

Selain itu, Akhyannoor juga menjelaskan bahwa penggilingan padi di Desa Lampuyang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendukung sektor pertanian di daerah tersebut.

Penggilingan padi modern ini tidak hanya diharapkan bisa membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap proyek ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat Lampuyang. Ini adalah investasi jangka panjang yang bisa memberikan manfaat besar bagi pertanian di Kotim,” tambah Akhyannoor.

Meskipun proyek ini mengalami keterlambatan, Akhyannoor menegaskan bahwa DPRD Kotim akan terus mengawasi perkembangan proyek tersebut agar segera diselesaikan.

Ia juga berharap agar penyelesaian masalah pasokan listrik bisa dipercepat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari penggilingan padi modern ini. (JMY)

intim news
Baca juga
intim news