INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dinilai menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor, mengatakan Musrenbang memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang menjadi wadah untuk menyelaraskan usulan dari tingkat bawah agar sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sinkronisasi dan harmonisasi program menjadi kunci agar perencanaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab persoalan di lapangan.
Menurut Rejikinoor, arah pembangunan Kabupaten Murung Raya mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045 yang memprioritaskan wilayah perdesaan dan kelurahan.
Kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan kesejahteraan, kemajuan, dan keberlanjutan.
Meski demikian, penetapan skala prioritas pembangunan tidak berarti mengabaikan sektor lain. Fokus diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyebut kebutuhan tersebut mencakup infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta akses ekonomi bagi masyarakat di wilayah yang masih terbatas.
“Prioritas ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi kemiskinan, keterisolasian, dan kesenjangan layanan,” katanya.
Rejikinoor menambahkan, perencanaan yang terukur dan berbasis kebutuhan akan meningkatkan efektivitas program pembangunan daerah.
Menurut dia, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan target pembangunan jangka menengah, termasuk visi Murung Raya menuju 2030.
“Semua diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
(JMY/Maulana Kawit)