INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat peran koperasi agar lebih mandiri dan berdaya saing terus mendapat dukungan.
Setelah Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM (Disnakertranskop-UKM) melakukan pembinaan di Koperasi Merah Putih, Kelurahan Melayu, Senin (1/9/2025), apresiasi pun datang dari anggota DPRD Barito Utara, H. Suparjan Efendi, Selasa (2/9/2025).
Menurut Suparjan, koperasi yang sehat dan mandiri akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami di DPRD sangat mendukung langkah Disnakertranskop-UKM dalam memperkuat koperasi, karena koperasi adalah ujung tombak ekonomi kerakyatan. Jika koperasi dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan anggota, tetapi juga masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Koperasi Merah Putih Kelurahan Melayu dapat menjadi contoh bagi koperasi lain, terutama dalam hal inovasi dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
“Kami berharap koperasi ini tidak berhenti pada pelayanan dasar saja, tetapi mampu mengembangkan unit usaha baru, termasuk memanfaatkan teknologi digital,” kata Suparjan.
Dengan penerapan inovasi dan teknologi, kata Suparjan, koperasi dapat menjangkau pasar lebih luas serta meningkatkan daya saing di tingkat lokal maupun nasional.
Hal ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pengembangan usaha mikro di Barito Utara.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan regulasi dan program pemberdayaan akan memperkuat fondasi koperasi sehingga bisa berkembang lebih profesional.
“Koperasi yang kuat akan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan angka pengangguran, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ini harus menjadi fokus bersama antara legislatif dan eksekutif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Suparjan berharap kegiatan pembinaan yang dilakukan Disnakertranskop-UKM menjadi langkah nyata mendorong koperasi di Barito Utara berkembang, dari skala kecil menuju diversifikasi usaha yang lebih luas.
Program pembinaan tersebut juga dinilai dapat meningkatkan kompetensi pengurus dan anggota koperasi, sehingga manajemen lebih profesional dan transparan dalam pengelolaan keuangan serta operasional.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan DPRD, koperasi di Barito Utara diharapkan mampu menjadi pilar penting pembangunan ekonomi lokal, sekaligus model bagi daerah lain dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM dan koperasi, sekaligus menyiapkan generasi muda yang terampil dalam bidang kewirausahaan.
(Shp/Maulana Kawit)