INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – DPRD Kabupaten Barito Utara menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis yang disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara, Siska Dewi Lestari, dalam persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh anggota DPRD Patih Herman AB saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Rakor dan Bimtek) bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Barito Utara.
Acara yang digelar di Balai Antang, Muara Teweh, Jumat (4/7/2025) ini juga dihadiri Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait. Kegiatan bertujuan untuk mematangkan kesiapan penyelenggara pemilu tingkat kecamatan dan desa/kelurahan agar PSU berjalan aman, lancar, dan sesuai aturan.
Dalam pemaparannya, Ketua KPU Barito Utara Siska Dewi Lestari menekankan empat poin utama yang harus diperhatikan PPK dan PPS, yaitu pemahaman regulasi, menjaga netralitas, memperkuat koordinasi antar lembaga, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara.
Patih Herman AB menilai empat poin tersebut sangat krusial untuk menjaga kualitas demokrasi di Barito Utara. Menurutnya, pemahaman yang mendalam terhadap regulasi dan prosedur serta netralitas dalam setiap tahapan pemilu menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Koordinasi dan komunikasi yang efektif antar lembaga akan menentukan kelancaran pelaksanaan PSU dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Athink ini mengajak seluruh elemen masyarakat dan penyelenggara pemilu untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan integritas, kejujuran, dan transparansi sebagai prinsip utama dalam menyukseskan PSU Pilkada 2024.
Menurutnya, dukungan DPRD sangat diperlukan agar seluruh pihak merasa didukung dalam melaksanakan tugasnya. Peningkatan partisipasi masyarakat juga menjadi fokus utama agar PSU menghasilkan pemimpin yang sah dan diterima luas oleh warga.
Rakor dan Bimtek ini diharapkan mematangkan kesiapan penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, termasuk kesiapan teknis dan administrasi. Hal ini penting untuk memastikan pemungutan suara berlangsung aman, damai, dan sesuai ketentuan hukum.
Patih Herman AB menegaskan, langkah proaktif KPU Barito Utara dan dukungan DPRD menjadi contoh praktik demokrasi yang sehat. Sinergi antara penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan menciptakan PSU yang kredibel dan terpercaya.
Dengan komitmen bersama, PSU Pilkada 2024 di Barito Utara diharapkan berlangsung sukses, adil, dan transparan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan demokrasi di daerah.
(Shp/Maulana Kawit)