INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH — Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara membuka dan memperluas lahan pertanian dinilai masih membutuhkan dukungan anggaran yang jauh lebih besar. Dorongan itu disampaikan Anggota DPRD Barito Utara, Mustafa Joyo Muchtar, yang menegaskan pentingnya investasi serius untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah tersebut.
Mustafa mengatakan, pengembangan sektor pertanian tidak cukup mengandalkan program rutin. Dibutuhkan alokasi anggaran tambahan untuk pembangunan jalan usaha tani, perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi, serta pengadaan bibit dan pupuk bagi petani.
“Kami berharap pemerintah daerah benar-benar memberikan perhatian lebih besar agar Barito Utara dapat mencapai swasembada pangan. Ini bukan semata soal produksi, tetapi juga kesejahteraan petani,” ujar Mustafa, (20/8/2024).
Ia menjelaskan, lahan padi sawah saat ini tersebar di sejumlah kecamatan, terutama Teweh Tengah, Teweh Selatan, Teweh Baru, dan Gunung Timang. Menurut dia, cakupan lahan yang luas itu menuntut dukungan anggaran besar agar infrastruktur pertanian dapat berfungsi optimal.
“Dengan anggaran yang besar tentu harus diimbangi dengan hasil yang lebih baik. Kami ingin ada korelasi jelas antara besaran belanja dan peningkatan produksi,” tuturnya.
Mustafa menegaskan, target swasembada pangan sejalan dengan agenda pembangunan daerah dan harapan masyarakat. Karena itu, ia meminta pelaksanaan program dinas terkait berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi petani.
Pada tahun anggaran 2024, Dinas Pertanian Barito Utara telah memasukkan sejumlah program fisik, seperti pembangunan jalan usaha tani, irigasi air dangkal, embung penampung air, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penyediaan benih hortikultura dan pupuk nonsubsidi.
“Saya berharap seluruh program tersebut benar-benar terlaksana dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan petani,” kata Mustafa.(Shp/MaulanaKawit)