INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan aneka layanan perizinan dan investasi dalam Kalteng Expo 2025. Pameran ini berlangsung di GOR Serbaguna Indoor Tjilik Riwut Palangka Raya dari tanggal 18 hingga 23 Mei 2025, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke‑68 Provinsi Kalteng. Senin, 20 Mei 2025
Acara dibuka langsung oleh Gubernur H. Agustiar Sabran, yang menekankan peran expo ini dalam mempromosikan potensi daerah, produk lokal, investasi, serta peningkatan akses lapangan kerja melalui Job Fair.
Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng, Sutoyo, menjelaskan bahwa hadirnya booth DPMPTSP bertujuan mendekatkan pelayanan prima kepada pelaku usaha dan masyarakat luas. “Dengan semangat Pelayanan Prima, kami hadir untuk memperkuat promosi potensi daerah dan memudahkan pelayanan perizinan serta investasi guna mewujudkan Kalimantan Tengah yang BERKAH dan MAJU,” ujarnya.
Di stan DPMPTSP, pengunjung dapat memanfaatkan berbagai layanan, antara lain: pendampingan pembuatan akun OSS‑RA (Online Single Submission–Risk Based Approach), penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha), layanan informasi dan pengaduan, serta pendampingan pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Stan ini juga menyediakan informasi lengkap mengenai potensi investasi di Kalteng, serta memajang produk UMKM hasil binaan melalui kemitraan dengan pelaku usaha besar.
Layanan helpdesk dibuka sejak malam pembukaan expo dan tersedia setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA. Tersedia juga doorprize untuk menarik minat pengunjung.
Acara ini didukung oleh berbagai instansi dan stakeholder se-Provinsi, menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memajukan ekonomi daerah.
Menurut Sutoyo, presence DPMPTSP di expo juga dirancang sebagai media untuk edukasi publik mengenai kemudahan berusaha dan pentingnya administrasi perizinan yang tepat. “Kami membuka pendampingan langsung agar pelaku usaha kecil sampai besar memperoleh akses cepat dan akurat,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan turut mendorong realisasi investasi daerah, mempermudah UMKM dalam akses perizinan, dan menguatkan jaringan antara pemerintah dan sektor swasta dalam bingkai pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Penulis : Redha
Editor : Maulana Kawit