INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan Program Huma Betang sebagai fokus utama pada 2026. Program tersebut disiapkan sebagai upaya penguatan data dan pelayanan berbasis desa di seluruh wilayah Kalteng.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalteng, Aryawan, mengatakan saat ini pihaknya tengah memprioritaskan penyelesaian pendataan desa sebagai dasar pelaksanaan Program Huma Betang.
“Saat ini kami fokus pada Program Huma Betang,” kata Aryawan kepada Intimnews saat diwawancarai belum lama ini.
Ia menjelaskan, proses pendataan dilakukan melalui aplikasi Sistem Data Sektoral (SIDARA). Data yang dikumpulkan berasal dari seluruh desa di Kalteng dengan format yang disusun oleh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait.
Menurut Aryawan, progres pengumpulan dan pengolahan data tersebut telah mendekati tahap akhir.
“Alhamdulillah, progres pendataan melalui SIDARA sudah hampir 90 persen. Data dari desa-desa sebagian besar sudah kami selesaikan,” ujarnya.
Data yang telah dihimpun tersebut nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan Program Huma Betang, termasuk pemanfaatannya oleh OPD teknis sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Selanjutnya, OPD teknis pengampu akan menggunakan data tersebut sesuai dengan isi Kartu Huma Betang,” tandasnya.
Dengan data yang terintegrasi dan akurat, Aryawan berharap pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa pada 2026 dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.
Editor: Andrian