INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Candra, mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi bersama Direktorat Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional terkait Gerakan Selamatkan Pangan, Selasa, 20 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, Jalan Willem AS No. 09, Kota Palangka Raya.
Dalam paparannya, Agus Candra menyampaikan bahwa secara global, Food Loss and Waste (FLW) atau kehilangan dan pemborosan pangan merupakan salah satu tantangan besar dalam sistem pangan saat ini. Berdasarkan data dari FAO (2011), sekitar sepertiga dari pangan yang diproduksi atau setara 1,3 miliar ton, terbuang setiap tahunnya.
“Di sisi lain, ancaman krisis pangan dan persoalan kerawanan pangan serta gizi masih menjadi tantangan nyata yang perlu segera diatasi,” ujarnya.
Gerakan Selamatkan Pangan menjadi upaya strategis untuk mengurangi pemborosan makanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sumber pangan secara bijak dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif terhadap ketahanan pangan nasional, terlebih di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim yang berdampak pada produksi dan distribusi pangan.
Agus menambahkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng mendukung penuh program ini dan akan melakukan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat.
“Penting bagi kita semua untuk berperan aktif dalam menyelamatkan pangan, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari konsumsi sehari-hari,” tegasnya.
Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, diharapkan Provinsi Kalimantan Tengah mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju konsumsi pangan yang berkelanjutan dan berorientasi pada ketahanan gizi.
Penulis: Redha
Editor: Maulana Kawit