INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Sebuah mobil Suzuki Carry tahun 2002 milik warga bernama Kasmualifin ludes terbakar di Jalan Pilau, Komplek Pemakaman Kereng Humbang setempat, Kamis sore (26/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan sedang diperbaiki secara mandiri di depan rumah pemiliknya.
Kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik pada bagian aki kendaraan. Percikan api yang muncul dengan cepat menyambar bahan bakar, sehingga api langsung membesar dan menghanguskan bagian mesin mobil.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Katingan, Yoshua Paskaputra, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Saat kejadian, pemilik mobil tengah memperbaiki karburator tanpa bantuan bengkel.
“Di tengah proses perbaikan, tiba-tiba muncul percikan api dari aki. Percikan tersebut mengenai tangki bensin sehingga api langsung menyala dan sulit dikendalikan,” ujar Yoshua.
Melihat api membesar, pemilik kendaraan sempat panik dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Bersama masyarakat, ia berusaha memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya.
Seorang anggota Pos Damkar Katunen, M. Arifin, yang kebetulan melintas saat ngabuburit, melihat kejadian tersebut. Ia segera menghubungi Pos Damkarmat Kereng Humbang untuk meminta bantuan armada pemadam.
“Laporan kami terima pukul 17.55 WIB dan tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Dua unit mobil damkar langsung dikerahkan,” jelas Yoshua.
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah mulai terkendali berkat upaya awal warga. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, mobil mengalami kerusakan berat pada bagian mesin hingga nyaris memerlukan perbaikan total. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat antara lain TNI, Polri, relawan ERK, serta masyarakat setempat.
Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memperbaiki kendaraan secara mandiri, terutama yang berkaitan dengan sistem kelistrikan dan bahan bakar guna mencegah kejadian serupa.