
INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj Mariani meminta kepada seluruh masyarakat Kotim supaya tidak membuang sampah di Sungai Mentaya termasuk anak sungai yang ada di Kotawaringin Timur.
“Mungkin saat ini kita belum merasa dampak dari pembuangan sampah sembarangan tersebut tapi nanti anak cucu kita bakal sulit mencari air bersih. Pasalnya sungai Mentaya itu adalah satu satu sumber air PDAM yang diambil dan melalui proses hingga menjadi air bersih dan layak untuk di buat mandi mencuci dan sebagai nya,” kata Hj Mariani.
Selain itu dia juga mengatakan ada banyak jenis sampah yang sulit hancur seperti kantongan plastik, kaleng-kaleng dari plastik, botol-botolan juga sejenis nya dan itu bisa mengakibat tersumbat pada aliran sungai dan bisa mencemari.
“Dari sekarang diharapkan kesadaran dari masyarakat supaya mendidik anaknya menjaga lingkungan terutama air. Sebab air ini adalah kebutuhan pokok dasar manusia,” katanya.
Lebih lanjut politisi golkar ini mengatakan selain mencemari sungai juga sampah ini bisa mengganggu habitat mahluk hidup yang ada disungai seperti ikan, buaya dan lainnya.
“Sebaiknya dari sekarang kita menjaga dan merawat sungai-sungai kita supaaya dikemudian hari kita bisa memanfaatkannya karena lingkungan jika tidak dirawat ya hancur,” pungkasnya. (*)