website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Banjir Landa 16 Titik di Sampit, DPRD Kotim Soroti Drainase Tersumbat

Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun. (Okta)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur, Rimbun menyoroti bencana banjir yang kembali melanda Sampit akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Ia menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengatasi banjir yang disebabkan oleh saluran drainase tersumbat.

“Kami meminta pemerintah daerah melakukan normalisasi saluran drainase yang tersumbat. Seluruh elemen masyarakat juga perlu bergotong royong di lingkungannya agar banjir tidak terus terjadi setiap kali hujan turun,” ujar Rimbun, Kamis, 14 Agustus 2025.

Rimbun juga meminta pemerintah daerah bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang menutup aliran drainase dengan bangunan atau lapak usaha.

Pasang Iklan

“Kalau memang ada drainase yang ditutup, apalagi oleh bangunan milik pengusaha, harus dibongkar. Jangan sampai segelintir orang mengorbankan masyarakat banyak,” tegasnya.

Banjir terakhir terjadi pada Selasa, 12 Agustus 2025, setelah hujan deras mengguyur Sampit selama beberapa jam. Air meluap ke sejumlah ruas jalan dan bahkan memasuki rumah warga.

Berdasarkan data BPBD Kotawaringin Timur, banjir tercatat di 16 titik. Di Kecamatan Baamang, lokasi yang terdampak antara lain Jalan HM Arsyad Km 2,5, Jalan Soeprapto Selatan, Jalan H Anang Santawi, Jalan Pelita Timur, Jalan Panjaitan, Jalan Kopi, Jalan Anggur 3, Jalan Pinang 4, dan Jalan Mangga 4.

Sementara di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, banjir melanda Jalan Taman Siswa, Gang Tinjau, Jalan Tjilik Riwut, Jalan Walter Condrat, Jalan Christopel Mihing, Jalan Perum Borneo Regency, dan Simpang Lampu Merah Tidar.

Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan