IINTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sore itu, langit di Palangka Raya tampak teduh, seakan ikut menyambut langkah para tamu yang berdatangan ke Best Western Batang Garing.
Di lobi yang hangat, senyum ramah menyapa, sementara suara anak-anak terdengar riang, membawa suasana berbeda dalam peringatan hari jadi keempat hotel yang dirayakan dengan penuh rasa syukur.
Perayaan ulang tahun kali ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga kebersamaan dalam balutan nilai kemanusiaan. Anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Nurul Solihin hadir sebagai tamu istimewa, mengisi ruang dengan tawa yang tulus sekaligus menghadirkan makna mendalam tentang berbagi.
Momentum tersebut terasa semakin khidmat karena bertepatan dengan suasana Ramadan, bulan yang identik dengan kepedulian dan refleksi diri. Buka puasa bersama menjadi pengikat kebersamaan, menghadirkan nuansa hangat antara pengelola hotel, tamu undangan, dan anak-anak panti.
Empat tahun perjalanan bukan sekadar hitungan waktu, melainkan cerita tentang upaya membangun layanan, menghadapi tantangan, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hotel ini perlahan menjelma menjadi salah satu pilihan akomodasi bagi pelancong dan pelaku usaha yang berkunjung ke ibu kota Kalimantan Tengah.
Perayaan juga dirangkai dengan ungkapan syukur atas ulang tahun pernikahan keempat Yvonne Pangestu dan Endrew Christian, putra dari owner hotel. Bagi keluarga besar pengelola, momen ini menjadi refleksi perjalanan personal sekaligus perjalanan bisnis yang berjalan beriringan.
Kehadiran perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menambah makna acara. Sambutan Gubernur Agustiar Sabran yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menegaskan pentingnya peran sektor perhotelan dalam menggerakkan roda ekonomi daerah.
Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa keberadaan hotel yang terus berkembang mampu mendukung sektor pariwisata, membuka lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Fasilitas yang nyaman dan pelayanan profesional dinilai menjadi faktor penting dalam menarik kunjungan ke daerah.
Di tengah suasana penuh kekeluargaan, Endrew Christian mengenang perjalanan empat tahun sebagai rangkaian pengalaman berharga yang dibangun bersama tim.
Ia menekankan bahwa keberhasilan hotel tidak lepas dari dedikasi setiap individu yang terlibat.
“Empat tahun ini adalah perjalanan penuh cerita. Ada dedikasi di balik setiap pelayanan, dan semangat kebersamaan yang terus kami jaga,” ujarnya.
Baginya, hotel bukan hanya tempat bermalam, melainkan ruang di mana banyak cerita tercipta mulai dari pertemuan bisnis hingga momen keluarga yang semuanya menjadi bagian dari perjalanan panjang pelayanan.
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin khusyuk. Doa dipanjatkan bersama, lalu acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui. Senyum dan rasa haru tampak di wajah para hadirin.
Santunan dan bingkisan yang diberikan kepada anak-anak panti menjadi penutup yang menyentuh. Keceriaan mereka seakan menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama.
Perjalanan empat tahun Best Western Batang Garing pun terasa sebagai kisah tentang tumbuh bersama, antara usaha, masyarakat, dan harapan untuk terus berkontribusi bagi Kalimantan Tengah.
Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, perayaan ini menjadi simbol bahwa langkah ke depan akan selalu disertai semangat berbagi dan kebersamaan.
Penulis Redha
Editor Andrian