INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat pergerakan penumpang angkutan laut selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 22.430 orang. Angka ini diperoleh dari hasil pemantauan Posko Angkutan Nataru periode 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Pergerakan penumpang angkutan laut tersebar di sejumlah pelabuhan utama di Kalteng. Pelabuhan Panglima Utar menjadi pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni 16.536 orang.
Sementara itu, Pelabuhan Sampit mencatat pergerakan sebanyak 5.414 penumpang. Angka tersebut menunjukkan peran penting Pelabuhan Sampit dalam melayani mobilitas masyarakat pesisir dan antarpulau.
Adapun Pelabuhan Bahaur melayani sebanyak 480 penumpang selama periode Nataru. Meski relatif kecil, pelabuhan ini tetap menjadi bagian dari jaringan transportasi laut di wilayah tersebut.
Secara persentase, angkutan laut menyumbang sekitar 14,9 persen dari total pergerakan penumpang Nataru di Kalteng. Moda ini tetap menjadi alternatif penting, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai.
Kepala Dishub Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa pelaksanaan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan dengan aman dan terkendali.
“Secara umum, penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru di Kalimantan Tengah berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran transportasi,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2025.
Ia menambahkan, data pergerakan penumpang tersebut menjadi dasar penting dalam melakukan evaluasi dan perencanaan ke depan.
“Data ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan keselamatan, serta memastikan kualitas pelayanan transportasi semakin baik, terutama pada periode angkutan khusus seperti hari-hari besar” kata Dedy.
Dishub Kalteng berkomitmen akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin layanan transportasi yang aman, nyaman, dan merata di seluruh wilayah Kalteng.
Editor: Andrian