INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Warga RT 05, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, memiliki cara unik untuk menyuarakan aspirasi mereka. Beberapa warga memasang pohon di tengah Jalan Muara Lintas Aruta sebagai bentuk protes dan upaya untuk menarik perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang rusak parah. Menurut salah satu warga setempat, tindakan ini dilakukan agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap jalan tersebut.
“Ini kami lakukan karena jalan di sini rusak parah, dan sampai sekarang belum ada perbaikan yang berarti. Pohon-pohon ini kami tanam supaya ada perhatian dari pemerintah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi aksi warga, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Pangkut, Utadi, mengaku baru mengetahui adanya pemasangan pohon tersebut. Ia menyatakan akan segera mengecek situasi ke lapangan bersama stafnya.
“Saya malah baru tahu soal ini. Nanti saya cek dulu dengan kasi saya. Dari informasi yang saya terima, pihak Dinas PU menyatakan bahwa perbaikan jalan tersebut masih dalam proses pengerjaan. Ini terkait program peningkatan jalan, mungkin minggu depan kondisi akan mulai terlihat membaik,” kata Utadi melalui pesan singkat, Rabu (20/11).
Menyoroti kondisi jalan di Arut Utara, Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat, Sri Lestari, menegaskan pentingnya pengoptimalisasian infrastruktur di wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa alokasi anggaran dari APBD harus memprioritaskan perbaikan jalan di daerah Arut Utara, mengingat wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang besar.
“Ini yang saya sampaikan kemarin dalam rapat gabungan DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah. Jalan Aruta itu seharusnya jadi skala prioritas. Wilayah ini memiliki sumber daya alam berupa laterit yang melimpah, tetapi kondisi jalannya sangat memprihatinkan,” ujar Sri Lestari.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah harus memberikan keadilan dalam pembangunan infrastruktur agar masyarakat Arut Utara bisa merasakan dampak pemerataan pembangunan.
Kondisi Jalan Aruta Memprihatinkan
Jalan Muara Lintas Aruta selama ini menjadi jalur penting bagi masyarakat dan transportasi hasil tambang maupun komoditas pertanian. Namun, kerusakan jalan yang cukup parah membuat aktivitas warga terganggu. Genangan air dan lubang di sepanjang jalan menjadi pemandangan sehari-hari.
Warga berharap aksi mereka dengan menanam pohon ini dapat segera mendapat tanggapan nyata dari pihak berwenang. Mereka ingin melihat perbaikan yang konkret demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Arut Utara.
“Semoga dengan aksi ini, pemerintah segera turun tangan dan memperbaiki jalan kami. Kami juga ingin merasakan pembangunan yang adil,” pungkas seorang warga.
Penulis : Yusro
Editor : Maulana Kawit