INTIMNEWS.COM, KASONGAN —
Wakil Bupati Katingan, Firdaus, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Katingan tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung di Gedung Salawah Pemkab Katingan pada Kamis malam (7/8/2025) dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pelatih dari TNI–Polri, instruktur, serta para peserta muda terpilih.
Dalam sambutannya, Firdaus mengatakan bahwa Diklat Paskibraka bukan sekadar rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda. Menurutnya, kegiatan intensif tersebut menjadi momen penting untuk menanamkan nilai kebangsaan serta memperkuat rasa persatuan.
“Diklat ini berperan untuk menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kesadaran nasional di kalangan pemuda,” ujar Firdaus. Ia menyampaikan bahwa generasi muda adalah penopang masa depan bangsa yang harus dibangun melalui pendidikan karakter kuat, terarah, dan berkelanjutan.
Firdaus juga menekankan bahwa setiap tahapan dalam Diklat Paskibraka mengandung unsur pembinaan diri, baik fisik maupun mental. Peserta didorong memahami sejarah, perjuangan kemerdekaan, serta arti penting menjaga nilai-nilai tersebut. Ia menilai bahwa sikap positif, disiplin, dan etika merupakan bagian dari wujud rasa syukur terhadap kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa.
“Mensyukuri dan mengisi kemerdekaan harus diwujudkan lewat sikap disiplin, etika, serta jiwa kepemimpinan,” tegasnya. Firdaus berharap para peserta dapat menyerap dan menerapkan nilai-nilai tersebut tidak hanya selama pelatihan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain pembentukan mental, Firdaus menyoroti pentingnya kemampuan adaptif generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif. Ia mengatakan bahwa Diklat Paskibraka tidak hanya membentuk kecakapan fisik dan teknis seperti baris-berbaris, namun juga mengasah kemampuan berpikir kritis serta kedisiplinan diri. Menurutnya, generasi yang berdaya saing harus mampu mandiri dan mengembangkan kompetensi positif sejak dini.
Para peserta yang terpilih mengikuti Diklat Paskibraka dianggap sebagai putra-putri daerah yang memiliki keistimewaan. Mereka diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Katingan saat bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pada peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI yang akan digelar pada 17 Agustus 2025.
Firdaus menjelaskan bahwa tujuan utama Diklat Paskibraka adalah membentuk kesigapan, ketepatan gerak, dan profesionalisme peserta. Pelatihan dilakukan oleh instruktur berpengalaman dari Kodim 1017/Lamandau, anggota Kepolisian, dan pelatih bersertifikat lainnya. Materi meliputi pemantapan baris-berbaris, teknik melipat dan membentangkan bendera, hingga latihan menaikkan serta menurunkan bendera dengan presisi tinggi.
Ia menegaskan bahwa tugas mengibarkan bendera bukanlah hal sederhana karena setiap gerakan harus selaras dan akurat. Kesalahan kecil dapat memengaruhi jalannya upacara, sehingga peserta diharapkan mengikuti pelatihan secara serius dan penuh komitmen. Firdaus menambahkan bahwa pelatihan ini juga membentuk peserta agar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, pemahaman tentang Pancasila, serta pandangan yang rasional dan konstruktif.
“Peserta Paskibraka harus memiliki wawasan kebangsaan yang komprehensif dan integral, mengutamakan pola pikir rasional dan berpandangan luas,” ujarnya. Ia berharap para peserta memiliki ketahanan moral yang kuat agar tidak mudah terpengaruh informasi negatif yang banyak beredar, khususnya di era digital.
Menutup sambutannya, Firdaus meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa tugas sebagai pengibar bendera merah putih pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI merupakan kehormatan besar bagi para pemuda Katingan.
“Saya berharap peserta mampu melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh pada upacara 17 Agustus 2025 di Kabupaten Katingan,” tutupnya.
Dengan dimulainya Diklat Paskibraka tahun ini, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap terbentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter kuat, serta memiliki wawasan kebangsaan yang matang—mampu menjadi teladan dan kebanggaan daerah. (Bitro/Maulana Kawit)