INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Hujan ringan mengguyur sebagian wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), usai pelaksanaan salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026) malam.
Rintik hujan mulai terasa saat jamaah keluar dari masjid sekitar pukul 20.00 WIB. Di sejumlah titik, jamaah tampak bergegas mengenakan jaket dan penutup kepala, sementara lainnya memilih berteduh sejenak di teras masjid sambil menunggu hujan mereda. Lampu-lampu jalan yang memantul di genangan air menambah suasana khas malam Ramadan di pusat kota.
Beberapa pengendara sepeda motor terlihat memperlambat laju kendaraannya karena jalanan menjadi licin. Pedagang kecil di sekitar masjid juga sibuk menutup lapak dengan terpal agar dagangan tidak basah. Meski hujan turun, suasana tetap tertib dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Berdasarkan data dari BMKG Kotawaringin Timur Stasiun Meteorologi Bandar Udara H Asan Sampit pada pukul 20.00 WIB, kondisi cuaca di Sampit tercatat hujan ringan dengan jarak pandang 5 kilometer.
Suhu udara saat itu berada di angka 26,4 derajat Celcius dengan kelembaban 94 persen. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 6 kilometer per jam.
Hujan ringan yang mengguyur kota usai tarawih ini menjadi penyejuk di tengah aktivitas malam Ramadan, sekaligus mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca basah.
Editor: Andrian