INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Setelah kegiatan besar Kalteng Bersholawat di Stadion Sport Center, Kelurahan Madurejo, para petugas kebersihan di Kotawaringin Barat (Kobar) harus bekerja keras membersihkan lautan sampah yang tersisa. Ribuan jamaah yang hadir meninggalkan sampah hingga berton-ton di berbagai titik sekitar lokasi acara.
Hal ini menimbulkan keprihatinan, apalagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar telah menyediakan tempat sampah di berbagai sudut area agar sampah tidak berserakan.
Petugas kebersihan, seperti Umi, Fitri, dan Sugiati dan lainnya yang sehari-harinya bekerja di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar, mengaku kewalahan menangani volume sampah yang begitu besar.
Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 05.30, sedikit lebih terlambat dari jadwal biasa pukul 05.00 karena hujan yang mengguyur sejak dini hari. Umi, salah satu petugas, menyampaikan bahwa mereka harus membersihkan tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, kertas, hingga sisa makanan yang menyebar di setiap sudut stadion.
“Kami merasa prihatin karena sudah disediakan tempat sampah, tetapi masyarakat masih saja membuang sampah sembarangan,” ujar Fitri. “Andai saja para pengunjung mau sedikit lebih peduli dan membuang sampah pada tempatnya, tentu pekerjaan kami akan lebih mudah dan lokasi kegiatan akan tetap bersih serta nyaman,” tambahnya dengan nada kecewa.
Kepala DLH Kobar, Fitriyana, turut menyampaikan rasa prihatin atas minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Menurutnya, penyediaan fasilitas seperti tong sampah sudah diupayakan semaksimal mungkin oleh Pemkab Kobar untuk memudahkan pengunjung membuang sampah. Namun, kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan besar.
“Tempat sampah sudah kami letakkan di berbagai sudut, tetapi faktanya masih banyak sampah yang berserakan. Kami berharap masyarakat lebih menghargai kebersihan lingkungan, karena ini adalah tanggung jawab bersama,” kata Fitriyana, Kamis, (7/11).
Lebih lanjut, Fitriyana berharap momen seperti Kalteng Bersholawat yang membawa pesan kedamaian dapat mendorong kesadaran peserta akan pentingnya kebersihan.
“Acara ini membawa nilai religius dan kebaikan, jadi alangkah baiknya jika kita semua mencerminkan hal tersebut dengan menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Pemkab Kobar berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada kebersihan lingkungan. Para petugas kebersihan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman demi kebaikan bersama.
Dengan kesadaran dan tanggung jawab dari semua pihak, lingkungan yang sehat dan bersih tentu akan lebih mudah tercapai.