INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menyampaikan apresiasi atas penerapan sistem transaksi keuangan non tunai bagi pemerintah desa se-Kobar. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah maju dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel.
Apresiasi tersebut disampaikan Mulyadin usai menghadiri peluncuran transaksi non tunai di Aula Antakusuma, Pangkalan Bun, Sabtu (25/4/2026). Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Kalteng menjadi bagian penting dalam mendorong digitalisasi pengelolaan keuangan desa.
“Sistem non tunai merupakan langkah strategis untuk meminimalkan potensi penyimpangan dalam penggunaan anggaran desa. Dengan sistem ini, seluruh transaksi tercatat secara digital sehingga lebih mudah diawasi dan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Politisi PDIP itu menjelaskan, sebelum sistem tersebut diluncurkan, seluruh perangkat desa di Kobar telah mengikuti pelatihan dan sosialisasi. Dengan demikian, desa-desa dinyatakan siap mengimplementasikan transaksi keuangan melalui Cash Management System (CMS).
Mulyadin juga mengungkapkan kebanggaannya karena Kabupaten Kobar menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Tengah yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri untuk penerapan sistem transaksi non tunai di desa.
“Selain meningkatkan keamanan dan akuntabilitas, sistem CMS dinilai mampu mempercepat proses birokrasi keuangan desa,” ucapnya.
Mulyadin menegaskan, langkah ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat digitalisasi birokrasi serta memastikan setiap penggunaan APBDes dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan efisien.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian