website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Terekam CCTV, Perampokan Siang Hari di BRILink HM Arsyad Sampit Gegerkan Warga

Pelaku perampokan di BRILink terekam kamera. (Jimmy)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Aksi perampokan terjadi di gerai BRILink di Jalan HM Arsyad, Sampit, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini dalam penanganan pihak kepolisian.

Saat kejadian, kondisi di sekitar lokasi tidak terlalu ramai. Admin BRILink, Yuniar Tua Kurnia, terlihat duduk seperti biasa di balik meja pelayanan. Tiba-tiba, seorang pria bertubuh tinggi kurus masuk ke dalam gerai menggunakan helm merah dan pakaian serba hitam.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menodongkan senjata tajam ke arah korban dan memerintahkan agar seluruh uang diserahkan. Korban diancam tidak berteriak dan tidak melakukan perlawanan jika tidak ingin dibunuh.

“Saya diancam dan disuruh memberikan semua uang,” kata Yuniar dengan suara bergetar usai kejadian.

Merasa nyawanya terancam, korban pun menuruti perintah pelaku. Uang tunai sekitar Rp9 juta yang ada di tempat usaha tersebut diserahkan ke pelaku.

Setelah berhasil menggasak uang, pelaku berlari keluar menuju bagian belakang lokasi, tepatnya ke arah Jalan Mangga 1. Belakangan diketahui sepeda motor pelaku memang diparkir di belakang gerai, sehingga memudahkannya melarikan diri.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan pelaku bergegas keluar usai mengambil uang. Korban yang masih syok sempat berusaha mengejar sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut membuat warga sekitar berdatangan. Salah seorang warga, Iswan, mengaku awalnya mengira terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kami kira awalnya tabrakan, setelah kami datangi karena berteriak keluar ternyata perampokan,” ujarnya.

Saat ini aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti. Korban terlihat trauma dan syok akibat peristiwa yang terjadi pada siang bolong tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya belum diketahui. Warga dan pelaku usaha diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan sistem keamanan di tempat usaha masing-masing.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan