INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disperintransnaker) Kabupaten Katingan, H. Hariawan, S.Sos., M.AP., CPM, secara resmi menutup Pelatihan Berbasis Kompetensi Keterampilan Menjahit dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Balai Latihan Kerja setempat, Selasa (3/3/2026).
Penutupan pelatihan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan peningkatan keterampilan bagi para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Katingan.
Pelatihan ini merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, H. Hariawan menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi di BLK adalah untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten, produktif, serta siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.
“Pelatihan ini dirancang agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sehingga peserta memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan di lapangan,” ujar Hariawan.
Ia menambahkan, pelatihan menjahit dan TIK tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis atau hard skill, tetapi juga soft skill seperti disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang baik.
Menurutnya, keberadaan BLK memiliki peran penting dalam upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Katingan, khususnya di kalangan usia produktif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Hariawan juga mengapresiasi semangat para peserta yang telah mengikuti pelatihan hingga selesai, serta para instruktur yang telah memberikan pendampingan secara maksimal selama proses pembelajaran berlangsung.
Selain itu, Ia berharap para lulusan pelatihan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk bekerja di sektor formal maupun membuka usaha sendiri.
“Sehingga mampu berkontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Katingan,” pungkasnya.
Editor: Andrian