website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Syauqi Ceritakan Kronologi Tutupnya Usia Ade Supriadi di Jakarta

Anggota DPR RI Kalteng 2024-2029 Syauqi bersama Keluarga Ade Supriadi di rumah duka. (Redha/Intimnews.com)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Anggota DPR RI Provinsi Kalteng tahun 2024-2029, Muhammad Syauqi menyampaikan dukacitanya atas meninggalnya Kader PAN yang turut berjuang bersama menenangkan kontestasi demokrasi di Bumi Tambun Bunga. Syauqi juga menjelaskan kronologi kejadian yang membuat Ade Supriadi menghembuskan nafas terakhir dari hotel menuju rumah sakit untuk berobat, Jumat 26 April 2024.

“Kronologi kejadian pada pagi hari Bapak sudah merasa ada gejala di hotel, lalu menuju taksi untuk mengantar ke rumah sakit terdekat. Dalam perjalanan bapak mengalami kejang-kejang, pas diturunkan di rumah sakit posisi beliau sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tuturnya dari keterangan sopir taksi mengantar Ade Supriadi.

Syauqi juga mengatakan bahwa keberangkatan Ade Supriadi untuk persiapan Olahraga Panahan tingkat Nasional dan mencoba berkomunikasi dengan Ketua umum PAN di Jakarta, namun belum bisa bertemu karena berada di luar kota.

“Beliau berangkat untuk menghadiri kegiatan Perpani. Dua hari kemarin beliau menanyakan posisi ketum PAN dimana untuk bersilaturahmi,” ujar Syauqi saat menerima telpon dari Zulkifli Hasan.

Pasang Iklan

Syauqi juga berupaya mempercepat kedatangan jenazah Ade Supriadi dari Jawa ke kalteng dengan menghubungi orang kepercayaannya yang berada di jakarta.

“Saya berusaha cepat untuk membantu untuk keberangkatan Ade Supriadi menuju Palangka Raya,” tutup Syauqi.

Anggota Legislatif yang nantinya akan dilantik pada bulan Oktober ini adalah sosok yang dikenal pekerjaan keras. “Beliau ini kalau kerja tidak kenal lelah, kita lihat tidak ada capek-capeknya,” tutur Andi Wirahadi Kusuma yang satu organisasi di Korps Alumni HmI (KAHMI) Provinsi Kalimantan Tengah.

Arif Kerabat dekatnya mengetahui kalau Ade Supriadi sosok kader PAN ini memiliki keluhan kadar gula dan penyakit jantung.

“Riwayat yang sempat saya ketahui seperti penyakit gula, beliau kerja full seperti gak ada capek-capeknya kecapean hingga kena serangan jantung,” tuturnya.

Menurut keterangan istri Ade Supriadi, almarhum sudah satu bulan ini mulai mengkonsumsi obat sakit jantung.

Pasang Iklan

Diketahui bahwa besok upacara pemakaman akan di laksanakan pada pemakaman umum kilometer 12 jalan Tjilik Riwut yang dipersiapkan keluarga besar PAN Kalteng.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan