INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, menekankan pentingnya persiapan dan pembekalan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas. Hal tersebut disampaikan Leonard saat membuka Pelatihan Purna Tugas bagi ASN Angkatan I dan II di lingkungan Pemprov Kalteng, yang digelar di Aula Sei Kapuas, BPSDM Provinsi Kalteng, pada Senin (8/9).
Leonard menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan bagi ASN yang segera memasuki masa pensiun. Dalam sambutannya, Leonard menekankan bahwa masa purna tugas seharusnya tidak dipandang sebagai akhir dari pengabdian, melainkan sebagai awal dari perjalanan baru yang tidak terbatas oleh usia.
“Masa purna tugas bukanlah akhir dari segala, tetapi justru awal untuk berkarya tanpa batas usia. Para ASN yang memasuki masa pensiun tetap memiliki potensi besar untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Leonard dengan penuh semangat.
Menurutnya, ASN yang selama ini disibukkan dengan berbagai tanggung jawab untuk melayani masyarakat, kini memiliki kesempatan untuk merawat diri, menikmati masa tua dengan lebih tenang, namun tetap berperan aktif memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Masa pensiunan PNS yang telah purna juga memiliki potensi besar untuk memberikan inspirasi bagi generasi muda, bersosialisasi dengan masyarakat, dan menjaga kesehatan agar tetap produktif,” tambah Leonard.
Sekda Provinsi Kalteng itu juga mengingatkan para peserta pelatihan untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, berpikir positif, dan tetap memberikan dampak positif bagi sekelilingnya. “Menjaga kesehatan adalah kunci untuk menikmati masa pensiun dengan baik. Saya berharap para peserta pelatihan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Leonard.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para ASN yang telah mengabdikan diri mereka selama ini kepada masyarakat. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh para peserta pelatihan. Tanpa kalian, pembangunan daerah ini tidak akan berjalan sebagaimana mestinya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat penting untuk membantu PNS yang akan memasuki masa purna tugas agar tetap produktif dan aktif setelah tidak lagi terikat oleh pekerjaan formal di pemerintahan.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan para PNS yang akan memasuki masa pensiun. Masa pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan fase baru yang perlu direncanakan dengan baik agar tetap produktif,” ujar Nunu.
Nunu juga menambahkan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov Kalteng. Mereka semua akan segera memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.
“Kegiatan ini diharapkan memberikan bekal yang cukup bagi para peserta agar mereka dapat memanfaatkan waktu pensiun mereka dengan cara yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun masyarakat,” jelas Nunu.
Pelatihan ini difokuskan pada ceramah interaktif, diskusi, dan praktik yang akan membekali peserta dalam menghadapi masa pensiun. Berbagai materi yang diberikan antara lain mencakup manajemen keuangan, kewirausahaan, dan pengembangan diri, yang semuanya sangat relevan untuk persiapan menyongsong masa purna tugas.
“Dengan pembekalan yang tepat, para ASN diharapkan dapat tetap berdaya saing dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setelah purna tugas,” ungkap Nunu dengan penuh harapan.
Dalam sesi ceramah, para peserta diberikan wawasan tentang bagaimana merencanakan kehidupan setelah pensiun secara lebih bijaksana, termasuk bagaimana memanfaatkan waktu luang dengan aktivitas yang produktif. Selain itu, materi kewirausahaan diberikan untuk membuka peluang bagi para peserta untuk berwirausaha atau terlibat dalam kegiatan sosial di masyarakat.
“Setelah pensiun, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan. Kami berharap pelatihan ini memberikan pandangan baru dan membuka peluang bagi para peserta untuk tetap aktif, mandiri, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tambah Nunu.
Di akhir acara, para peserta mengikuti sesi tanya jawab dengan narasumber yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan dan kewirausahaan. Dalam kesempatan itu, peserta diberikan tips tentang cara menjaga kualitas hidup pasca-purna tugas serta cara mempertahankan semangat beraktivitas.
Pelatihan purna tugas ini juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan sosial antara para ASN senior dan pejabat Pemprov Kalteng lainnya. Leonard berharap bahwa melalui kegiatan ini, para ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat menghadapi transisi ini dengan kesiapan yang matang.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk mendukung ASN tidak hanya selama mereka aktif bekerja, tetapi juga setelah masa pensiun mereka. Kami ingin memastikan bahwa masa pensiun ini menjadi fase yang penuh makna dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tutup Leonard.
Penulis: Redha
Editor: Andrian