website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Rapat Pengendalian Inflasi Kalteng Bahas Pemantauan Harga dan Sertifikasi Produk Halal

Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko. (Redha)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko menekankan pentingnya pemantauan harga dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 dan Akselerasi Sertifikasi Produk Halal yang digelar bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Selasa 4 Maret 2025.

Sahli Yuas Elko mengatakan saat ini penyumbang inflasi terbesar adalah bahan makanan dan minuman.

“Memang dari semua laporan yang dipaparkan bahwa semua daerah, yaitu cabe yang mengalami kenaikan harga. Ini yang menyumbang inflasi, penting untuk terus diperhatikan,” tuturnya.

Yuas Elko berharap dinas terkait di seluruh kabupaten dan kota dapat aktif melakukan pemantauan harga di lapangan.

Pasang Iklan

“Saya melihat, di luar agenda saya ke pasar, memang terdapat perbedaan harga yang signifikan di sebagai daerah. Untuk di Pasar Besar itu harga masih di angka Rp 120 ribu, sedangkan di daerah ada yang mengalami kenaikan hingga Rp 150 ribu,” ujarnya

“Saya berharap dinas terkait bisa menindaklanjuti arahan Mendagri agar inflasi tetap terkendali,” tambah Yuas.

Selain membahas pengendalian inflasi, rapat juga menyinggung percepatan sertifikasi halal bagi produk masyarakat.

“Harapannya masyarakat dapat memiliki sertifikat halal. Meski belum ditargetkan jumlahnya untuk setiap daerah, program ini tetap penting untuk perekonomian negara,” katanya.

Mendagri Tito Karnavian memaparkan bahwa kenaikan harga bahan pokok yang terjadi saat ini didorong oleh tingginya permintaan.

Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat, khususnya petani dan pedagang, untuk meningkatkan produksi dan distribusi barang demi menjaga stabilitas harga di pasar.

Pasang Iklan

 

Penulis Redha 

Editor Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan