INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Sengekta lahan yang melibatkan PT Karya Makmur Abadi ( KMA ) dengan masyarakat Desa Pahirangan dan Desa Tangkarobah kecamatan Mentaya Hulu kabupaten Kotawaringin Timur belum juga usai, Sabtu 06 Maret 2021.
Dari informasi yang didapat intimnews.com pihak PT KMA membawa aparat kepolisian dan karyawan perusahaan tersebut untuk memanen buah kelapa sawit yang sedang di jaga dan diportal masyarakat.
“Kami seperti diadu domba oleh PT KMA karena tiba-tiba datang karyawan dan polisi untuk memanen buah kelapa sawit yang sedang sengketa,” kata salah satu warga Diansyah.
Selain itu warga masyarakat yang tergabung dari dua desa tersebut dalam koperasi Garuda Maju Bersama ( GMB ) yang melakukan penjagaan dilahan sengketa tersebut sempat bersih tegang dengan salah satu pihak PT KMA.
Ketua koperasi GMB Gustap Jaya mengatakan, pihaknya tetap mempertahankan lahan seluas 1083 ha tersebut sesuai diktum kelima yang tertuan dalam surat kementerian agraria dan tata ruang/badan pertanahan nasional no 73 tahun 2016.
Selain itu kepada awak media Gustaf mengatakan dalam situasi apapun masyarakat yang tergabung dua desa ini akan tetap mempertahankan haknya meski perusahaan bersih keras untuk tetap melakukan aktifitas. (*)