INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – PT GSIP-AMR turut melakukan ikhtiar bersama menghadapi musim kemarau yang melanda wilayah Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Salah satunya dengan mengikuti Salat Istisqa yang digelar Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lada di halaman Kantor Kecamatan Pangkalan Lada, Senin (1/9).
Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT agar hujan segera turun. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti unsur pemerintah, masyarakat, TNI-Polri, serta sejumlah pihak terkait.
Kehadiran PT GSIP-AMR dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun kepedulian dan sinergi bersama pemerintah serta masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Camat Pangkalan Lada, Dwita Setyawati Arma, mengatakan Salat Istisqa merupakan salah satu ikhtiar yang dilakukan bersama di tengah kondisi kekeringan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Semoga dengan kita melaksanakan Salat Istisqa dan memanjatkan doa, Allah SWT mengabulkan harapan kita bersama agar hujan segera turun. Ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita melalui jalur langit,” ujar Dwita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT GSIP-AMR yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Salat Istisqa dapat berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pangkalan Lada.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan PT GSIP-AMR yang telah membantu terselenggaranya Salat Istisqa,” katanya.
Tak hanya melalui doa, PT GSIP-AMR juga mengambil langkah nyata dalam membantu menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau. Perusahaan menyiagakan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar).
Personel dan sarana tersebut disiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kesiapsiagaan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dan masyarakat agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas.
Dalam beberapa waktu terakhir, tim PT GSIP-AMR turut dikerahkan membantu penanganan kebakaran di sejumlah wilayah sekitar, di antaranya Desa Makarti Jaya, Pangkalan Dewa, dan Pandu Sanjaya.
Perwakilan manajemen PT GSIP-AMR, Sulthon Saladin, mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau maupun ancaman karhutla.
“PT GSIP-AMR berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga dalam menghadapi kondisi karhutla,” kata Sulthon.
Menurutnya, perusahaan akan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki, termasuk melalui pengerahan personel dan sarana apabila dibutuhkan dalam penanganan kebakaran di sekitar wilayah operasional.
“Kami berupaya selalu siap memberikan dukungan melalui pengerahan tim dan sarana yang kami miliki apabila dibutuhkan dalam penanganan kebakaran di sekitar wilayah operasional,” ujarnya.
Salat Istisqa pun menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memperkuat kepedulian menghadapi kemarau. PT GSIP-AMR berharap ikhtiar tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla.
Dengan doa yang dipanjatkan dan kesiapsiagaan di lapangan, sinergi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, TNI-Polri, serta unsur lainnya diharapkan terus terjaga. Semua pihak berharap hujan segera turun sehingga kekeringan berakhir dan risiko karhutla di wilayah Pangkalan Lada dan sekitarnya dapat ditekan.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian