INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Utara menegaskan peran strategis program kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat di daerah.
Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengatakan bahwa sinergi antara Bakesbangpol dan pemerintah kecamatan menjadi kunci dalam menanamkan nilai ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta memperkuat kehidupan demokrasi di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya di Muara Teweh, Sabtu (8/11/2025).
Menurut Rayadi, penguatan nilai kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga ketahanan nasional yang mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, agama, hingga peran organisasi kemasyarakatan. Seluruh unsur tersebut, kata dia, saling berkaitan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.
“Nilai-nilai kebangsaan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, bukan hanya pada tataran ideologi, tetapi juga dalam praktik demokrasi dan keadilan sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemenuhan hak dasar masyarakat melalui pelaksanaan urusan wajib dan pilihan oleh perangkat daerah merupakan wujud konkret pengamalan nilai keindonesiaan di tingkat lokal.
Sebagai contoh, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UMKM (Disnakertranskop UMKM) menjalankan program pelatihan dan magang guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Program tersebut sejalan dengan kebijakan daerah yang mengutamakan 70 persen tenaga kerja lokal di perusahaan yang beroperasi di Barito Utara.
Selain sektor ketenagakerjaan, peran penguatan ketahanan sosial juga dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui pengawasan kepatuhan terhadap aturan lingkungan serta upaya perbaikan kerusakan lingkungan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk merespons keluhan masyarakat terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan yang berpotensi memicu konflik dan kerawanan sosial.
Rayadi mengakui, dari sisi penganggaran, kegiatan Bakesbangpol dan kecamatan masih dikategorikan sebagai program penunjang karena berfungsi mendukung penyelenggaraan pemerintahan umum.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa dukungan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi faktor paling krusial, disusul dengan dukungan anggaran yang memadai agar fungsi pemerintahan umum dapat berjalan optimal.
“SDM adalah kunci utama. Anggaran akan efektif jika didukung oleh kapasitas aparatur yang kuat,” imbuhnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat, penguatan nilai-nilai kebangsaan di Barito Utara dapat terus terjaga demi stabilitas daerah, persatuan, dan kesejahteraan bersama.
(SHP/Andrian)