INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Sejumlah pengunjung mengeluhkan maraknya pengemis di kawasan Pasar PPM Sampit yang dinilai semakin meresahkan, terutama sejak memasuki bulan Ramadan. Keberadaan pengemis yang kerap mendatangi pembeli saat berbelanja dinilai mengganggu kenyamanan.
Salah seorang warga, Lita, mengaku hampir setiap kali berbelanja di Pasar PPM Sampit dirinya didatangi pengemis. Ia menyebut sebagian dari mereka bahkan terkesan memaksa saat meminta uang, meski secara fisik terlihat sehat dan berpakaian rapi.
“Saya lagi menunggu barang saya diambilkan oleh pedagang, tiba-tiba ada laki-laki muda berpakaian tidak seperti pengemis namun minta uang,” ungkapnya.
Menurut Lita, ketika dirinya mengatakan tidak memiliki uang receh, pengemis tersebut tetap mendesak. Bahkan ia sempat mengatakan tidak masalah jika diberikan uang dalam nominal besar, nanti akan ditukarkan atau dikembalikan sisanya.
“Saya bilang tidak ada uang kecil, tapi dia jawab tidak apa-apa nanti ditukarkan atau dikembalikan sisanya. Itu menurut saya sudah mengarah ke memaksa,” ujarnya.
Ia menilai fenomena ini cukup riskan dan membuat pengunjung, khususnya perempuan, merasa tidak nyaman. Apalagi aksi tersebut kerap terjadi saat kondisi pasar sedang ramai.
Warga lainnya juga menyebutkan bahwa keberadaan pengemis di Pasar PPM Sampit seolah menjadi fenomena tahunan yang terus berulang, bahkan jumlahnya terpantau semakin bertambah setiap Ramadan.
Masyarakat berharap ada perhatian dan penertiban dari pihak terkait agar aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan dengan aman dan nyaman tanpa adanya aksi yang meresahkan pengunjung.
Editor: Andrian