website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemprov Kalteng Tekankan Integritas dalam Seleksi Terbuka Pimpinan Baznas 2025–2030

**Keterangan Foto:** *Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansyah, memberikan sambutan saat membuka Seleksi Terbuka Calon Pimpinan Baznas Provinsi Kalteng Periode 2025–2030 di Ruang Pertemuan Safa 1 Asrama Haji Palangka Raya, menekankan pentingnya integritas dan kompetensi dalam pengelolaan zakat.*

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansyah, menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan Seleksi Terbuka Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalteng periode 2025–2030. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka kegiatan seleksi di Ruang Pertemuan Safa 1 Asrama Haji Palangka Raya, Sabtu (27/9).

Darliansyah menyatakan bahwa proses seleksi ini menjadi momentum penting untuk memastikan Baznas dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas manajerial dan integritas moral tinggi. Ia menekankan bahwa amanah pengelolaan zakat tidak boleh diserahkan kepada pihak yang tidak memenuhi kompetensi dan etika.

Ia menjelaskan bahwa Baznas memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok kurang mampu.

“Baznas merupakan instrumen penting dalam menghadirkan keadilan sosial,” tegas Darliansyah.

Pasang Iklan

Menurutnya, pimpinan Baznas harus berpegang pada nilai syariah, akuntabilitas, dan transparansi dalam menjalankan setiap tugas. Kepemimpinan yang kuat akan menentukan keberhasilan pendayagunaan zakat sebagai sarana pemberdayaan ekonomi umat.

“Kita berharap pimpinan yang terpilih nanti benar-benar mampu menjaga amanah, bersikap profesional, serta menjadikan zakat sebagai sarana pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Darliansyah menegaskan bahwa proses seleksi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola ZIS di Kalimantan Tengah.

“Kita ingin Baznas Kalteng ke depan lebih kuat, lebih dipercaya, dan benar-benar memberi manfaat bagi umat,” katanya.

Ia juga mengingatkan panitia seleksi untuk bekerja secara objektif, adil, dan penuh tanggung jawab, karena profesionalisme panitia menentukan kualitas akhir pemilihan pimpinan Baznas.

Keberhasilan seleksi ini, menurut Darliansyah, akan menjadi pijakan bagi arah kebijakan dan pengelolaan zakat di Kalimantan Tengah lima tahun ke depan, sehingga pemimpin yang terpilih harus visioner dan berintegritas.

Pasang Iklan

“Saya percaya, dengan proses yang transparan dan profesional, kita akan mendapatkan pimpinan Baznas yang visioner dan berintegritas,” ujarnya.

Darliansyah menambahkan bahwa pimpinan Baznas mendatang diharapkan mampu menghadirkan program-program relevan dengan kebutuhan masyarakat serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Ia menekankan bahwa tantangan pengelolaan zakat semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pemimpin yang adaptif dan mampu mengoptimalkan potensi ZIS secara produktif.

Ia berharap seleksi tahun ini tidak hanya melahirkan pengelola zakat yang kompeten, tetapi juga figur yang mampu memperkuat kontribusi Baznas dalam pengentasan kemiskinan di daerah.

Menutup sambutannya, Darliansyah mengajak seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi nilai kejujuran selama mengikuti tahapan seleksi, menegaskan integritas tetap menjadi syarat utama bagi calon pimpinan Baznas.

Penulis: Redha | Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran