INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Suasana halaman Istana Isen Mulang, tampak lebih ramai dari biasanya, Kamis (12/3/2026). Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Presiden sekaligus Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok, terutama saat bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri yang biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan pangan.
Di tengah keramaian warga yang hadir, Gubernur Agustiar Sabran secara simbolis menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat. Penyerahan tersebut menandai dimulainya distribusi bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat di wilayah Kalteng.
Program bantuan pangan tersebut merupakan program dari Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menjelaskan bahwa jumlah penerima bantuan di Kalimantan Tengah mencapai ratusan ribu orang yang telah terdata oleh pemerintah.
“Pada hari ini Bapak Gubernur bersama jajaran melaksanakan launching penyerahan bantuan pangan dari program Bapak Presiden. Jumlah bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Kalimantan Tengah mencapai sekitar 205 ribu lebih penerima,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bantuan dari pemerintah pusat tersebut dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Di sela-sela kegiatan, tampak pula interaksi antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Beberapa warga sempat menanyakan mengenai jenis bantuan yang mereka terima karena terdapat lebih dari satu program bantuan yang disalurkan.
“Ada ibu-ibu yang menanyakan bantuan yang diterima. Ada yang memperoleh bantuan beras dari program bantuan presiden, dan ada juga yang menerima Kartu Huma Betang Sejahtera. Mereka sempat mengira bahwa penerima kartu tersebut juga mendapatkan bantuan beras, padahal keduanya merupakan program yang berbeda,” jelasnya.
Selain penyaluran bantuan pangan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
Berbagai komoditas pangan disediakan dalam kegiatan tersebut dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan lebih ringan.
Pemprov Kalteng berharap melalui program bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pokok selama Ramadan dan Idulfitri.
Penulis: Redha
Editor: Andrian