INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat layanan kesehatan dasar dan pemenuhan gizi anak melalui program unggulan Betang Sehat.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menuturkan hal itu usai menerima Apresiasi Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemenuhan Gizi Anak 2025 dari Kompas TV. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis malam (11/9/2025).
Agustiar menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan layanan kesehatan, baik di wilayah perkotaan maupun pedalaman. “Kami ingin memastikan seluruh anak di Kalimantan Tengah mendapatkan layanan kesehatan yang setara, tanpa terkecuali. Tidak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh anak di Kalimantan Tengah harus memperoleh hak yang sama dalam akses pelayanan kesehatan. Program Betang Sehat, yang terintegrasi dengan Kartu Huma Betang, menjadi salah satu instrumen utama Pemprov Kalteng untuk mewujudkan upaya tersebut.
“Betang Sehat kami rancang untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas, karena mereka adalah investasi jangka panjang bangsa,” kata Agustiar.
Program itu memuat lima prioritas, antara lain layanan berobat gratis berbasis KTP bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi. Selain itu, pemerintah memberikan insentif tenaga kesehatan desa untuk memperkuat layanan primer di tingkat akar rumput. Revitalisasi puskesmas juga terus dilakukan guna memastikan fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal.
Program tersebut turut mencakup pendampingan ibu hamil dan pasca melahirkan sebagai upaya menekan risiko kesehatan ibu dan bayi. Pemprov Kalteng juga menyiapkan penyediaan satu ambulans di setiap desa demi mempercepat penanganan darurat medis.
Agustiar menekankan, “Kami ingin setiap ibu hamil dan anak-anak mendapatkan perhatian maksimal. Dengan langkah ini, kita memperkuat fondasi generasi masa depan Kalimantan Tengah.”
Menurut dia, kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak harus tumbuh sehat dan cerdas agar mampu berkompetisi dalam dinamika global yang terus berkembang.
Selain apresiasi dari Kompas TV, Kalimantan Tengah sebelumnya meraih Pemimpin Daerah Award (PDA) iNews 2025 untuk kategori Inovasi Daerah. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan program Satu Rumah Satu Sarjana yang dinilai memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Agustiar menyebut rangkaian prestasi itu sebagai bukti implementasi pembangunan berbasis masyarakat yang terus dijalankan Pemprov Kalteng. “Semua capaian ini bukan milik pemerintah saja, tetapi hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa membawa Kalimantan Tengah lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Suhairi
Editor : Maulana Kawit