INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat pengawasan terhadap distribusi barang-barang strategis, khususnya gas LPG 3 kilogram dan minyak goreng, menjelang Hari Raya Idul Adha.
Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang dan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Pemantauan dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng, Nurhani, di Pasar Kahayan dan sekitarnya. Selain mengecek harga bahan pangan, ia juga meninjau ketersediaan LPG dan mencocokkan harga jual dengan ketentuan resmi pemerintah.
“Untuk LPG 3 kg, harga masih sesuai dengan HET. Namun kita tetap waspada terhadap potensi kelangkaan dan penimbunan,” ujar Nurhani, Selasa, 3 Juni 2025.
Ia menyebutkan, pemantauan ini penting karena permintaan masyarakat biasanya meningkat tajam menjelang hari besar.
Selain LPG, harga minyak goreng juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan pemantauan lapangan, ditemukan bahwa harga minyak goreng berada pada kisaran Rp16.500–Rp17.500 per liter, padahal HET ditetapkan sebesar Rp15.700.
“Memang ada perbedaan harga di lapangan. Kita sudah minta pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan,” katanya.
Nurhani juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan pemantauan hingga perayaan Iduladha usai. Kenaikan harga juga tercatat pada beberapa komoditas lain seperti telur, ikan, dan ayam.
Meski demikian, Nurhani menyatakan bahwa lonjakan harga tersebut masih dalam batas wajar akibat peningkatan permintaan.
Ia juga mengingatkan bahwa tindakan spekulatif tidak akan ditoleransi, dan apabila ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penelusuran dan penindakan sesuai ketentuan.
Langkah ini mendapat dukungan dari warga pasar yang berharap distribusi LPG dan minyak goreng tetap lancar tanpa hambatan menjelang Iduladha.
Pemerintah daerah, lanjut Nurhani, akan terus berkoordinasi dengan distributor dan agen LPG untuk menjamin ketersediaan pasokan, termasuk membuka akses pelaporan apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.
Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran dan kenyamanan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Editor : Andrian