website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemprov Kalteng Genjot Cetak Sawah di Musim Hujan

Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, saat meninjau langsung progres program percepatan cetak sawah di salah satu lokasi di Kalteng (Kapuas/Pulang Pisau). ist

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong percepatan pelaksanaan program cetak sawah untuk memaksimalkan musim tanam yang sedang berlangsung. Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Apung, menegaskan pentingnya percepatan program ini agar hasil pertanian dapat optimal, khususnya di musim hujan yang saat ini tengah berlangsung.

Leonard menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung progres program cetak sawah di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau pada Selasa, 9 September 2025. Ia menegaskan bahwa musim hujan memberikan peluang besar untuk meningkatkan luas lahan yang dapat ditanami padi. “Cetak sawah ini harus sukses, kita melihat musim ini adalah musim hujan. Oleh karena itu, progresnya harus dipercepat. Setiap hari kita akan terus evaluasi untuk melihat apa yang bisa dilakukan untuk mempercepat masa tanam,” kata Leonard.

Menurut Leonard, program cetak sawah diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama para petani lokal. “Saya berharap program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalteng, sehingga ketahanan pangan kita semakin terjamin,” ujarnya.

Proyek cetak sawah ini, lanjut Leonard, sudah berjalan masif di beberapa daerah, terutama di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, yang saat ini sudah memasuki tahap penanaman dan bahkan ada yang mulai dipanen. “Di beberapa tempat sudah ditanam, bahkan sudah ada yang mulai dipanen. Semua kegiatan ini harus dipantau secara intensif agar target produksi yang kita inginkan dapat tercapai,” jelasnya.

Pasang Iklan

Namun, Leonard juga mengakui adanya penolakan dari sebagian masyarakat terkait pelaksanaan program cetak sawah, terutama yang berhubungan dengan penggunaan lahan. “Memang ada sebagian kecil yang menolak, karena masalah lahan. Tapi itu bisa diselesaikan dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah setempat dan masyarakat. Kita harus menemukan solusi terbaik untuk semua pihak,” jelas Leonard.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, ia menekankan pentingnya evaluasi harian untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang mungkin muncul di lapangan. “Setiap hari kita evaluasi untuk melihat kendala-kendala di lapangan, dan kita carikan solusi terbaik agar program ini bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Leonard juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan program cetak sawah ini. Menurutnya, keterlibatan dinas terkait, aparat desa, dan masyarakat adalah kunci sukses dalam mewujudkan program ini. “Kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat menjadi syarat utama agar cetak sawah ini bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Leonard.

Selain itu, Leonard juga meminta agar teknologi dan peralatan yang digunakan dalam proses cetak sawah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas lahan. “Peralatan harus dipakai secara efisien dan pengelolaan lahan harus cermat. Dengan demikian, hasil panen yang kita harapkan dapat tercapai sesuai target,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Kalteng optimistis bahwa jika percepatan dan evaluasi berjalan dengan baik, program cetak sawah ini akan berhasil meningkatkan produksi padi dan mendukung ketersediaan pangan di Kalteng. “Kami yakin program ini dapat meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Kami akan terus memantau dan memastikan program ini berjalan sesuai harapan,” ujar Leonard.

Ia menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk terus mengawal pelaksanaan program ini hingga seluruh lahan cetak sawah dapat dimanfaatkan secara optimal. “Tujuan kita jelas, meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di daerah ini. Semua harus berjalan beriringan untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.

Pasang Iklan

Program cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalteng untuk meningkatkan produksi pangan lokal, mendukung keberlanjutan ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan yang ada. Pemprov Kalteng berharap program ini dapat menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain untuk mendukung sektor pertanian secara lebih luas.

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran