website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemkab Barito Utara Siapkan Penanganan Banjir Berkelanjutan

bersama jajaran meninjau langsung lokasi banjir di KM 38 Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah. (IST)

INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meninjau langsung lokasi banjir yang melanda kawasan KM 38 Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah, guna memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyiapkan langkah penanganan jangka panjang.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Kunjungan lapangan ini dilakukan menyusul banjir yang kembali menggenangi kawasan tersebut akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Di lokasi, Bupati Shalahuddin melihat langsung kondisi permukiman warga, genangan air, serta aliran sungai yang diduga menjadi salah satu penyebab utama banjir.

Pasang Iklan

Dalam kesempatan itu, Bupati menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara untuk segera melakukan Survey Investigasi Desain (SID).

Menurut Bupati, kajian teknis tersebut menjadi langkah awal yang penting sebelum pemerintah daerah menentukan bentuk penanganan banjir yang tepat dan berkelanjutan.

“Kita perlu mengetahui akar permasalahannya secara teknis agar solusi yang diterapkan benar-benar efektif dan tidak bersifat sementara,” ujar Shalahuddin.

Ia menegaskan, penanganan banjir harus dilakukan secara terukur dan terencana agar tidak terus berulang setiap musim hujan.

Bupati juga meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat dalam melakukan langkah awal penanganan, sembari menyiapkan rencana jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung penanganan banjir di wilayah tersebut.

Pasang Iklan

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengadaan excavator amfibi untuk mempercepat proses normalisasi sungai dan memperlancar aliran air di titik-titik rawan banjir.

Menurut Iman Topik, alat berat tersebut akan sangat membantu dalam menangani sedimentasi dan hambatan aliran sungai yang kerap memicu luapan air.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Barito Utara dalam program 100 hari kerja, khususnya untuk mewujudkan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana,” katanya, Selasa, 4 November.

Ia menambahkan, penanganan banjir tidak hanya dilakukan oleh satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak menghambat aliran sungai di kawasan rawan banjir.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Barito Utara berharap persoalan banjir di KM 38 Desa Sei Rahayu I dapat ditangani secara menyeluruh dan tidak kembali terulang di masa mendatang.
(Shp/Maulana Kawit)

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan