INTIMNEWS.COM MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara membuka ruang evaluasi pengelolaan keuangan daerah melalui pemeriksaan terinci yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Setda Lantai I, Selasa (3/2/2026).
Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, menyatakan pemerintah daerah menyambut positif pelaksanaan audit tersebut. Ia menilai pemeriksaan menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Kami menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan ini sebagai bagian dari komitmen memperbaiki pengelolaan keuangan daerah,” ujar Muhlis saat membacakan sambutan Bupati Barito Utara.
Menurutnya, proses audit bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana evaluasi untuk mengidentifikasi potensi kelemahan dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. Hasil pemeriksaan, kata dia, akan menjadi dasar perbaikan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pemkab Barito Utara, lanjut Muhlis, berkomitmen mengikuti seluruh arahan dan rekomendasi yang disampaikan tim pemeriksa. Kepatuhan terhadap prosedur audit disebut menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas laporan keuangan daerah.
Sementara itu, Ketua Tim BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Albertus Aryo Andriyanto, menjelaskan pemeriksaan bertujuan mengukur tingkat kepatuhan pemerintah daerah terhadap regulasi pengelolaan keuangan.
Ia memaparkan audit mencakup sejumlah komponen belanja, antara lain belanja barang dan jasa, belanja hibah, serta belanja modal. Aspek-aspek tersebut dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran publik.
Menurut Albertus, pemeriksaan terinci diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus mendorong penguatan sistem pengendalian internal pemerintah daerah.
Pembukaan kegiatan audit turut dihadiri jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Barito Utara, termasuk para asisten Setda, staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah.
Melalui proses ini, pemerintah daerah berharap kualitas laporan keuangan dapat terus ditingkatkan sehingga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran semakin terjaga. (Saleh)