website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Fokus Optimalkan Lahan Rawa untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyatakan inisiatif pemerintah pusat dalam mengoptimalkan lahan rawa dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut secara signifikan.

“Kalteng mendapat alokasi sumber daya untuk Program Upaya Khusus (Upsus) Optimasi Lahan Rawa Tahun 2024 seluas 81.088 hektare,” kata Edy di Palangka Raya, Sabtu, 30 Maret 2024.

Selain itu, provinsi ini juga menerima dana untuk kegiatan tambahan, termasuk perluasan areal tanam melalui pemompaan seluas 22.060 hektar, serta Program Tumpang Sisip (Tusip) yang mengintegrasikan budidaya kelapa sawit dengan padi gogo di area seluas 2.060 hektar. 16.562 hektar.

Edy menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas komitmennya menjadikan Kalimantan Tengah sebagai hub pangan nasional melalui Program Upaya Khusus yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemompaan lahan.

Pasang Iklan

Ia menjelaskan, pencapaian kedaulatan pangan, khususnya dalam menghadapi potensi krisis pangan di masa depan, merupakan komponen penting dalam agenda strategis Presiden Joko Widodo. Kedaulatan pangan mencerminkan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan pangan dan produksi dalam negeri, mengelola kebijakan pangan secara mandiri, dan menjaga kesejahteraan petani.

Perjalanan menuju kedaulatan pangan harus dimulai dengan mencapai swasembada pangan, yang selanjutnya harus diimbangi dengan peningkatan nilai tambah usaha pertanian, termasuk perbaikan indeks tanam dan produktivitas sawah.

Kegiatan hari ini diharapkan dapat menjadi sumber motivasi dan mempercepat upaya optimalisasi lahan dan inisiatif irigasi di Kalimantan Tengah. Sebelumnya, Andi Nur Alam Syah, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, mengumumkan pemerintah telah menetapkan lahan rawa di Kalimantan Tengah seluas 81.000 hektar untuk optimalisasi guna meningkatkan produktivitas padi.

“Kami telah menginisiasi pengembangan lahan seluas 81.000 hektare yang telah disetujui bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan kami antisipasi pembangunannya akan selesai dengan memuaskan dalam tiga bulan ke depan,” kata Andi.

Diakuinya, berbagai tantangan mungkin timbul selama pelaksanaan program ini; Namun, ia yakin bahwa melalui koordinasi dan kolaborasi yang efektif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, tantangan-tantangan ini dapat diatasi. Ia juga resmi ditunjuk sebagai orang yang bertanggung jawab mengawasi upaya optimalisasi lahan di Kalimantan Tengah.

Ia mengatakan, program optimalisasi ini tentunya merupakan sebuah pencapaian besar bagi Kalimantan Tengah, karena dari 400 ribu hektare lahan yang dioptimalkan di seluruh Indonesia, 81 ribu hektare berada di provinsi ini sehingga menjadi wilayah terdepan.

Pasang Iklan

Penekanan utama inisiatif optimalisasi ini adalah di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas dengan target 72 ribu hektare, disusul upaya di kabupaten lain yang luas lahannya lebih kecil.

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan