INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah menyambut baik rencana kerja sama pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Tambun Bungai dan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Tambun Bungai. Hal tersebut mengemuka dalam rapat penawaran kerja sama yang digelar secara daring, Senin (12/1/2026).
Rapat dipimpin oleh Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, dan diikuti perwakilan pemerintah daerah se-Kalimantan Tengah membuka dengan menjelaskan bahwa akan ada kerjasama bersama TNI yang berimbas baik pada pendidikan Militer bahkan mampu menciptakan kawasan aman yang mampu menarik ekonomi masyarakat untuk tumbuh dengan aman.
“Ada dampak dampak baik bagi daerah yang meningkatkan kerjasam bersama TNI untuk menciptakan kawasan yang lebih baik kedepannya, baik dari segi perekonomian serta pertumbuhan dunia usaha,” ujarnya.
Sekda Kabupaten Gunung Mas menyampaikan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan rapat tersebut dan akan menindaklanjuti hasilnya.
“Kami menyambut baik rapat ini. Nanti akan kami komunikasikan kepada Bupati, fokus yang ingin kita samakan adalah besaran nominal,” ujarnya.
Sekda Kota Palangka Raya juga menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mengikuti keputusan yang akan ditetapkan.
“Prinsipnya kami siap. Apa yang sudah ditetapkan, kami menunggu keputusan dari hasil rapat,” katanya.
Dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Asisten Sekda Bidang Kerja Sama, Rahma, menyampaikan bahwa pimpinan daerah berhalangan hadir sehingga ia mewakili dalam rapat tersebut.
“Kami berharap prioritas mana yang akan disepakati, itu yang nanti kami sampaikan kepada pimpinan,” ucap Rahma.
Sekda Kabupaten Kapuas turut menyampaikan dukungan meskipun pimpinan daerah sedang menjalankan tugas lain.
“Pimpinan sedang mendampingi Presiden di Kalimantan Selatan. Secara skala prioritas, kami menyambut baik usulan hasil rapat dan siap menunggu keputusan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Kotawaringin Barat yang diwakili Asisten, M. Ihsan Basri, menyinggung kemungkinan skema pendanaan yang dapat disesuaikan dengan kondisi daerah.
“MPHD mungkin, seperti pendanaan Pilkada, mungkin itu seperti yang pimpinan sampaikan,” katanya.
Berbagai pandangan yang disampaikan menunjukkan adanya komitmen daerah untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.
Rapat ini dinilai sebagai langkah awal dalam membangun kesepahaman dan sinergi lintas daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat strategis bagi daerah.
Penulis Redha
Editor Andrian