INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah, harga cabai di Pasar Besar Palangka Raya mengalami kenaikan. Saat ini harga cabai berada di kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut mulai berlaku pada Rabu, 4 Maret 2026. Sejumlah pedagang menyebut lonjakan terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir.
Salah satu pedagang, Mufidah (33), mengatakan harga cabai naik sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram dibanding sebelumnya.
“Hari ini naik lagi. Sekarang sudah Rp85 ribu sampai Rp90 ribu per kilo. Sebelumnya masih di kisaran Rp75 ribu sampai Rp85 ribu,” ujarnya saat ditemui di lapak dagangannya.
Ia menjelaskan, dalam sebulan terakhir harga cabai memang cenderung tinggi. Bahkan, harga Rp60 ribu per kilogram yang sempat terjadi beberapa waktu lalu kini sudah tidak ditemukan lagi.
“Sekitar sebulan lalu sempat Rp60 ribu, tapi sekarang sudah tidak pernah turun sampai segitu,” katanya.
Menurut Mufidah, kenaikan harga dipengaruhi beberapa faktor, seperti pasokan barang, jalur distribusi, hingga kondisi cuaca. Sebagian besar cabai yang dijual pedagang juga berasal dari luar daerah.
“Banyak yang ambil dari luar daerah. Kalau pasokan tersendat atau cuaca kurang bagus, harga pasti ikut naik,” jelasnya.
Kenaikan harga ini berdampak langsung pada pola belanja masyarakat. Pembeli disebut cenderung mengurangi jumlah pembelian saat harga melonjak.
“Biasanya beli satu kilo, sekarang jadi setengah kilo. Dari setengah jadi seperempat. Pembeli menyesuaikan,” ungkap Mufidah.
Hal serupa disampaikan Marzuki (41), pedagang cabai lainnya di pasar tersebut. Ia mengatakan penjualan ikut melambat ketika harga menyentuh angka Rp80 ribu ke atas.
“Kalau sudah Rp80 ribu lebih, pembeli pasti berkurang. Mereka tetap beli, tapi jumlahnya lebih sedikit,” ucapnya.
Marzuki memperkirakan harga cabai masih berpotensi naik menjelang Idulfitri, terutama jika pasokan dari luar pulau belum masuk.
“Yang ada sekarang kebanyakan dari Kalimantan Selatan. Pasokan dari Jawa belum masuk lagi. Kalau stok terbatas, harga bisa naik lagi,” tuturnya.
Ia berharap harga cabai bisa kembali stabil agar tidak memberatkan pembeli dan pedagang tetap bisa memperoleh keuntungan.
“Kalau di harga Rp40 ribu sampai Rp60 ribu itu masih wajar dan stabil. Kalau sudah Rp80 ribu ke atas, memang terasa berat bagi pembeli,” pungkasnya.