INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi melantik 42 pejabat eselon III untuk memperkuat struktur birokrasi dan mendorong kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 800.1.3.3/33/BKPSDM.MP/2026.
Bupati Kotim, Halikinnor, mengambil sumpah janji para pejabat yang menempati posisi strategis, mulai dari kepala bagian, sekretaris dinas, camat, hingga kepala bidang di sejumlah perangkat daerah serta rumah sakit umum daerah.
“Saya percaya pejabat yang dilantik akan mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan bekerja maksimal,” kata Halikinnor. Ia menekankan bahwa penempatan pejabat eselon III diharapkan meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus memperbaiki pelayanan publik.
Pejabat yang dilantik antara lain Utari Riambarwati sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah; Ati Maraahini, Inspektur Pembantu IV Inspektorat; dan Ubaidillah, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Beberapa nama lain yang mengisi posisi strategis adalah Cipto Utama, Sekretaris Dinas Pendidikan; Gusti Mukafi, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata; serta Bahalap Ervar Agam, Inspektur Pembantu I Inspektorat.
Selain itu, Yudi Aprianur menempati posisi Sekretaris Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan; Kurniawan Wibowo, Sekretaris Satpol PP; Sarju, Camat Kecamatan Cempaga Hulu; dan Maulidah, Inspektur Pembantu II Inspektorat.
Di sektor pelayanan kesehatan, rumah sakit daerah juga mendapat penguatan kepemimpinan, seperti dr. Anggun Iman Hernawan sebagai Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Dr. Murjani; Erdiana, Kepala Bagian Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD Dr. Murjani; serta Dr. Agust Setiawan, Direktur RSUD Parenggean.
Posisi lainnya termasuk bidang pemerintahan desa, perikanan, koperasi, perhubungan, dan pemuda-olahraga, yang ditempati pejabat seperti Hadi Suryani, Normansyah, Ahmad Dwi Admayadi, Rino Mulya, dan Rani Asi.
Halikinnor menegaskan, penataan pejabat eselon III ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan birokrasi yang lebih solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan penguatan struktur ini, Pemkab Kotim berharap program pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, pelayanan publik meningkat, dan koordinasi antarperangkat daerah lebih terarah dalam mendukung visi pembangunan jangka panjang. (Jimy)