INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Dua orangutan terpantau di tengah kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kilometer 24 menuju KTH Meniti Pajar, Kelurahan Raja Seberang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Keduanya sempat berada di atas pohon sebelum turun dan bergerak kembali ke kawasan hutan.
Dua orangutan tersebut ditemukan tim penanganan karhutla ketika dalam perjalanan kembali menuju lokasi pemadaman setelah mengambil makanan dari posko Kotawaringin Lama. Awalnya, tim tidak menyangka satwa yang terlihat di sekitar kawasan tersebut merupakan orangutan.
Danton TRC BPBD Kobar, Dawi Al-Habsyie, mengatakan saat pertama melihat dua satwa tersebut, ia bersama seorang rekannya mengira keduanya merupakan beruang atau monyet.
Setelah didekati, barulah diketahui bahwa satwa tersebut merupakan orangutan. Temuan itu kemudian langsung dilaporkan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah.
“Pertama saya kira beruang atau monyet biasa. Lalu kami mendekati pohon, rupanya orangutan,” kata Dawi.
Tim penanganan karhutla kemudian membawa petugas BKSDA menuju lokasi untuk memastikan keberadaan kedua orangutan tersebut. Saat petugas tiba, keduanya masih berada di atas pohon.
Tim selanjutnya berjaga di sekitar lokasi untuk memantau pergerakan kedua satwa tersebut, terutama apabila turun dari pohon dan bergerak ke arah kawasan yang terbakar.
Namun, pengawasan tidak sepenuhnya dapat menutup seluruh sisi lokasi. Terdapat celah di salah satu bagian yang luput dari pemantauan sehingga kedua orangutan tersebut akhirnya turun dan bergerak kembali ke dalam kawasan hutan yang terdampak karhutla.
“Awalnya adem ayem orangutannya di atas pohon. Kalau mau turun kami jaga. Tapi ada celah sebelah kosong, langsung turun mereka dan masuk lagi ke dalam hutan yang terjadi karhutla,” ujar Dawi.
Dawi mengatakan tim BKSDA tiba di lokasi kurang dari 10 menit setelah laporan disampaikan. Petugas kemudian bersama regu pemadaman melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan kedua orangutan tersebut.
Namun, pencarian belum membuahkan hasil. Kedua orangutan tersebut kehilangan jejak setelah kembali masuk ke kawasan hutan di sekitar lokasi karhutla.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, S.Hut., membenarkan pencarian telah dilakukan bersama regu pemadaman. “Belum mas, kemarin tim kami beserta regu pemadaman di sana melakukan pencarian orangutannya, namun tidak ketemu,” kata Handi saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Handi mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari regu pemadaman di lokasi. Hingga kini, keberadaan kedua orangutan tersebut belum diketahui setelah masuk kembali ke kawasan hutan yang terdampak karhutla.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian