INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyalurkan bantuan oksigen dan 5.000 liter air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, di tengah kondisi kabut asap dan kemarau.
Bantuan oksigen dibawa menggunakan dua unit ambulans yang ditempatkan di Balai Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan warga yang mengalami gangguan pernapasan.
Perwakilan Mukhtarudin, Sanov Moes, mengatakan penyaluran bantuan tersebut dilakukan atas arahan Mukhtarudin untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi yang sedang terjadi.
“Berkat arahan beliau, kami menyalurkan bantuan oksigen dan air bersih untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sanov, Minggu (18/10/2026).
Selain oksigen, bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kemarau.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi persoalan yang perlu diwaspadai karena dapat memperburuk gangguan pernapasan. Warga yang mengalami sesak napas perlu segera memperoleh pemeriksaan medis, terutama jika keluhan semakin berat.
Penempatan dua ambulans yang membawa oksigen di Balai Desa Natai Baru menjadi bagian dari dukungan bagi masyarakat. Namun, mekanisme penggunaan oksigen dan akses layanan bagi warga perlu dipastikan agar bantuan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan medis.
Sanov berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Kobar, khususnya warga yang membutuhkan dukungan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Di sisi lain, ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian selama kemarau. Bantuan 5.000 liter air diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika pasokan air terbatas.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat asap pekat, menggunakan pelindung pernapasan yang sesuai, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas atau keluhan serius.
Bantuan oksigen dan air bersih dari Mukhtarudin diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak kabut asap dan kemarau di Kobar. Dukungan tersebut sekaligus menjadi upaya meringankan kebutuhan masyarakat di tengah situasi yang membutuhkan perhatian bersama.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian