website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Mata Pedih dan Pandangan Terganggu Asap Karhutla, Polres Kobar Atur Lalu Lintas

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah ruas jalan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (19/10/2026). Asap yang menghalangi pandangan membuat pengendara harus lebih waspada, sementara paparan asap juga dapat memicu mata terasa pedih.

Di tengah kondisi tersebut, Wakapolres Kobar Kompol Permadi, S.I.K., bersama personel Satuan Lalu Lintas turun langsung mengatur arus kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga ketertiban lalu lintas saat jarak pandang pengendara terganggu.

Petugas terlihat berjaga di sejumlah titik, termasuk persimpangan dan kawasan sekolah. Mereka mengarahkan kendaraan serta membantu warga menyeberang di tengah kepungan asap.

Kondisi jalan yang diselimuti asap menuntut pengendara meningkatkan kewaspadaan. Pandangan yang terbatas dapat menyulitkan pengemudi melihat kendaraan di depan, pejalan kaki, maupun kondisi jalan di sekitarnya.

Pasang Iklan

Wakapolres Kobar Kompol Permadi mengatakan, kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk membantu masyarakat tetap aman saat beraktivitas di tengah kondisi tersebut.

Petugas Satlantas juga mengimbau pengendara sepeda motor dan mobil menyalakan lampu utama, mengurangi kecepatan, serta menjaga jarak aman. Pengendara diminta tidak memaksakan perjalanan apabila pandangan terlalu terbatas.

Selain mengganggu penglihatan, asap karhutla dapat menyebabkan iritasi mata, seperti rasa pedih dan tidak nyaman. Masyarakat yang mengalami keluhan tersebut diimbau menghindari paparan asap dan mencari tempat dengan udara lebih bersih.

Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama kabut asap masih menyelimuti jalanan. Petugas turut membantu kelancaran pergerakan kendaraan pada titik-titik yang ramai dilalui masyarakat.

Polres Kobar mengimbau warga membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak. Pengendara juga diminta menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap, meski masker tidak dapat menggantikan kebutuhan menghindari udara yang tercemar.

Di tengah kondisi asap pekat, masyarakat diharapkan mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di jalan. Sementara itu, pengaturan lalu lintas terus menjadi perhatian untuk membantu menjaga keamanan pengguna jalan selama jarak pandang terganggu.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!