website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Masyarakat Diminta Proaktif Divaksin Demi Antisipasi Varian Omicron

VAKSIN – Salah satu warga Kotim mendapatkan suntik vaksin. (Jimmy)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk proaktif untuk divaksin Covid-19. Hal itu bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok atau Herd Immunity dari virus Covid-19. Terlebih saat ini varian Omicron menjadi atensi pemerintah.

“Saya tahu para tenaga kesehatan kita sudah bekerja keras dan kita semua mengapresiasi itu. Untuk mengantisipasi Omicron kita harus bekerjasama lagi,” ujarnya.

Pihaknya juga tengah menggenjot vaksinasi Covid-19 dosis 1 maupun 2. Dengan tujuan membentuk herd immunity masyarakat Kotim dengan harapan dapat terhindar dari terpaparnya varian baru Omicron.

“Mohon saya minta semua petugas kita di puskesmas, kemudian juga masyarakat pro aktif untuk vaksinasi,” ucap Umar, Kamis, 27 Januari 2022.

Pasang Iklan

Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan ruangan khusus untuk menangani pasien varian Omicron di RSUD dr Murjani Sampit.

Sementara itu, berdasarkan data vaksin dari Dinkes Kotim, per 10 Januari 2022 tercatat total rata-rata capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 73,83 persen, sedangkan dosis kedua baru 41,35 persen, dari jumlah total sasaran sebanyak 328.727 jiwa.

Capaian vaksinasi terendah saat ini berada pada kategori lansia yang untuk dosis pertama berada di angka 42,41 persen dan dosis kedua 23,86 persen. Adapun, untuk capaian vaksinasi tertinggi ialah dari kategori tenaga kesehatan dan layanan publik yang untuk dosis pertama sudah melebihi 100 persen, sedangkan dosis kedua di atas 90 persen.

Jumlah total alokasi vaksin yang diterima Dinkes Kotim sejauh ini ada sebanyak 343.850 dosis terdiri dari berbagai jenis vaksin, yakni Sinovac 223.214 dosis, Astra Zeneca 86.920 dosis, Moderna 12.656 dosis, dan Pfizer 21.060 dosis. Sedangkan, untuk jumlah vaksin yang telah digunakan sebanyak 318.537 dosis.

Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan