INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Persiapan menuju Porprov XIII Tahun 2026 terus dimatangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Barat (Kobar) bersama pemerintah daerah. Fokus utama dalam rapat koordinasi terbaru bukan sekadar kesiapan teknis, melainkan memperkuat langkah antisipasi agar seluruh potensi kendala dapat ditekan sejak awal.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah yang didapuk sebagai Ketua Panitia Besar, menegaskan pentingnya perencanaan yang detail dan terarah. “Keberhasilan sebagai tuan rumah sangat ditentukan oleh kemampuan membaca potensi masalah sebelum benar-benar terjadi di lapangan,” katanya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, seluruh sektor harus dipetakan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan venue pertandingan, fasilitas akomodasi, transportasi, hingga pelayanan bagi para atlet dan official. Koordinasi lintas perangkat daerah pun diminta diperkuat agar setiap tahapan berjalan selaras.
“Jangan sampai kita bergerak saat masalah sudah muncul. Semua harus diantisipasi dari sekarang, sehingga pelaksanaan nanti bisa berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” tegas Nurhidayah.
Sementara itu, melalui Ketua Harian KONI Kobar, Arief Asrofi, disampaikan bahwa jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 10.100 atlet. Angka tersebut belum termasuk official, pelatih, serta perangkat pertandingan lainnya, yang menunjukkan besarnya skala kegiatan Porprov mendatang.
Besarnya jumlah peserta ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah tuan rumah. Oleh karena itu, KONI bersama pemerintah daerah terus mempercepat pembangunan serta rehabilitasi venue, sekaligus menyusun skema pendanaan secara bertahap agar tidak membebani anggaran dalam satu waktu.
Dengan keterlibatan langsung Bupati sebagai Ketua Panitia Besar, diharapkan seluruh proses persiapan berjalan lebih terarah dan terkoordinasi. Porprov XIII Tahun 2026 pun ditargetkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu mengangkat prestasi olahraga daerah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Kotawaringin Barat.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian