website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kesbangpol Kobar Dorong Peningkatan Demokrasi di Pilkada

Kep Kesbangpol Kobar Edie Faganti saat diwawancarai wartawan

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN –  Persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang, Pemerintah Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan partisipasi demokrasi masyarakat.

Dengan mengedepankan nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas, pemerintah daerah berupaya untuk menciptakan proses pemilihan yang adil dan berintegritas.

Pj Bupati Kobar diwakili Kepala Kesbangpol Kobar Edie Faganti, menekankan pentingnya memilih pemimpin dan pemerintahan yang diakui secara sah oleh masyarakat.

Melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah dengan tekun mempersiapkan pelaksanaan Pilkada dengan menitikberatkan pada kualitas demokrasi.

Pasang Iklan

Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkada, Kesbangpol mengajukan dua indikator utama. Pertama, Partai politik diharapkan untuk mengalami modernisasi, di mana dukungan operasionalnya tidak lagi sepenuhnya bergantung pada donasi pribadi, tetapi juga mendapat dukungan luas dari pemerintah. Kedua, integritas calon dan penyelenggara Pilkada menjadi penentu utama.

Pada tahap ini, Pemerintah daerah menekankan pentingnya integritas dalam menyelenggarakan Pilkada. Ia mengajak semua pihak untuk bertindak dengan jujur dan adil tanpa memihak atau memperkeruh polarisasi.

“Melalui pendekatan ini, diharapkan pelaksanaan Pilkada akan menjadi contoh yang baik dalam demokrasi yang berkualitas,” kata Edie Faganti, Minggu (26/5/2024).

Lanjut Edie Faganti, untuk membahas strategi peningkatan kualitas demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan bahwa peningkatan kualitas demokrasi menjadi fokus utama bagi pihak penyelenggara dan semua pihak yang terlibat dalam proses demokrasi.

Mewakili Pj Bupati Edie Faganti menegaskan bahwa Pilkada bukan hanya sekadar proses pemilihan, tetapi juga merupakan upaya menghasilkan pemimpin dan pemerintahan yang diakui secara sah oleh rakyat. Untuk mencapai hal ini, ditekankan bahwa modernisasi politik dan integritas menjadi kunci utama.

Pertama, dalam konteks modernisasi politik, Kesbangpol menekankan perlunya perubahan dalam paradigma pendanaan partai politik. Bukannya hanya mengandalkan dukungan finansial dari individu atau kelompok tertentu, partai politik diharapkan untuk mengalami transformasi di mana dukungan operasionalnya didukung secara luas oleh pemerintah. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi potensi pengaruh korporasi atau kepentingan pribadi dalam proses politik.

Pasang Iklan

Kedua, kesadaran akan pentingnya integritas dalam semua tahapan Pilkada ditekankan secara kuat.

Ketua Kesbangpol menegaskan bahwa integritas merupakan aspek kunci dalam menyelenggarakan Pilkada yang adil dan berkualitas. Ia menyerukan agar semua pihak terlibat, baik calon maupun penyelenggara Pilkada, untuk bertindak dengan jujur, transparan, dan tanpa memihak. Dalam konteks ini, integritas dianggap sebagai fondasi utama bagi keberhasilan demokrasi yang sehat, kata dia.

Pada akhir pertemuan, Pemkab Kobar dalam hal ini Kesbangpol mengajak semua pihak untuk berkomitmen dalam mewujudkan Pilkada yang berkualitas, di mana proses demokrasi tidak hanya menjadi formalitas belaka, tetapi juga menjadi wadah untuk menghasilkan pemimpin yang mampu mewakili dan mengabdi kepada kepentingan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan demikian, diharapkan Pilkada mendatang dapat menjadi contoh yang baik dalam upaya memperkuat fondasi demokrasi lokal.

Penulis : Yusro

Editor : Maulana Kawit

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan