website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Karhutla Bikin Warga Sibuk, Atap Seng dan Papan Kayu Pondok Digondol Maling

Personel Polsek Arut Selatan saat melakukan olah TKP di Kelurahan Madurejo. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotawaringin Barat belum usai. Di tengah situasi tersebut, dua pondok kebun warga di Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, justru dilaporkan menjadi sasaran dugaan pencurian.

Atap seng dari pondok kebun milik Koeswanto dan lantai papan kayu bulin milik Sutarjo dilaporkan hilang. Kedua pondok berada di RT 27 Kelurahan Madurejo.

Dugaan pencurian itu diperkirakan terjadi antara 10 hingga 18 September 2026. Warga kemudian menyampaikan informasi tersebut melalui Ketua RT 20 Kelurahan Madurejo untuk ditindaklanjuti aparat kepolisian.

Kapolsek Arut Selatan Polres Kobar AKP Retno mengatakan laporan pengaduan warga tersebut langsung ditindaklanjuti pada Senin (21/9/2026). Bhabinkamtibmas Kelurahan Madurejo AIPTU Bambang Sugiarto bersama personel piket SPKT di bawah kendali Ps Pamapta 1 turun mengecek informasi tersebut.

Pasang Iklan

Pondok pertama yang dilaporkan mengalami dugaan pencurian berada di Jalan Ahmad Dahlan RT 27 Madurejo. Pondok kebun sawit milik Koeswanto itu dilaporkan kehilangan bagian atap seng.

Sementara pondok kedua milik Sutarjo berada di Jalan Tani Makmur RT 27 Madurejo. Di pondok tersebut, bagian lantai yang terbuat dari papan kayu bulin dilaporkan hilang.

Lokasi pondok Sutarjo berada di seberang lahan yang mengalami kebakaran, dekat Sungai Jalan Tani Makmur. Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang aktivitas warganya turut berkaitan dengan penanganan karhutla.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Madurejo AIPTU Bambang Sugiarto mengatakan laporan dugaan pencurian diterima dari warga RT 27 melalui Ketua RT 20. Polisi kemudian menindaklanjuti informasi tersebut.

“Kami menindaklanjuti laporan pengaduan warga terkait adanya dugaan pencurian di pondok kebun,” kata Bambang.

Bambang mengatakan laporan yang diterima polisi berkaitan dengan dugaan hilangnya atap seng di pondok Koeswanto dan lantai papan kayu bulin di pondok Sutarjo. Ia menyarankan pelapor menginventarisasi terlebih dahulu seluruh barang yang diduga hilang sebelum membuat laporan pengaduan ke Polsek Arsel atau Polres Kobar.

Pasang Iklan

Kasus tersebut masih dalam tahap penanganan awal dan berstatus dugaan pencurian. Polisi belum menyebut adanya pihak yang telah ditetapkan sebagai pelaku dalam perkara tersebut.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!