INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan apresiasi atas laporan dan analisis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng terkait perkembangan inflasi di wilayah tersebut.
Menurut Yuas, berdasarkan data BPS, Kalteng mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 0,46 persen pada Mei 2025, jauh di bawah angka inflasi nasional yang berada di angka 1,6 persen.
“Ini menunjukkan bahwa kondisi harga di Kalteng relatif stabil dan terkendali. Kita patut bersyukur dan terus menjaga momentum ini,” ujar Yuas, Senin, 2 Juni 2025.
Selain itu, inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) Kalteng juga tercatat rendah, yakni sebesar 0,76 persen. Hal ini menegaskan bahwa secara umum, stabilitas harga di provinsi ini cukup baik sepanjang tahun berjalan.
Yuas menilai bahwa stabilitas harga yang dicapai merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk dinas terkait di bawah Pemerintah Provinsi Kalteng serta kerja keras BPS yang terus memberikan data akurat dan terkini.
Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui pernyataan tertulisnya juga menyampaikan apresiasi kepada BPS serta seluruh pemangku kepentingan yang ikut menjaga kestabilan harga di daerah.
“Kami akan terus berkomitmen dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan distribusi barang, terutama kebutuhan pokok masyarakat. Data dari BPS sangat membantu kami dalam mengambil langkah strategis,” ungkap gubernur.
Gubernur menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan, efisiensi distribusi logistik, dan intervensi pasar akan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi.
Ia juga mendorong pengembangan sistem pemantauan harga berbasis teknologi agar lebih responsif terhadap fluktuasi pasar. “Langkah ini penting sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim ekonomi yang sehat dan produktif demi kemajuan Kalteng secara menyeluruh.
Editor : Andrian