website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jalan Rusak di Katingan Tak Kunjung Diperbaiki, DPRD Sayangkan Lambannya Kinerja PUPR

Anggota DPRD Katingan, Fahmi Fauzi, S. Hut. (Bitro)

INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Anggota DPRD Katingan, Fahmi Fauzi, S.Hut., mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Katingan untuk segera merealisasikan proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Kasongan di Kecamatan Katingan Hilir dengan Desa Tumbang Kaman di Kecamatan Sanaman Mantikei.

Menurut Fahmi, hingga memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2025, belum ada tanda-tanda pengerjaan fisik di lapangan, padahal anggaran sebesar Rp 19,5 miliar sudah dialokasikan dalam APBD 2025. Ia menyayangkan lambannya progres dari proyek tersebut.

“Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan secara terbuka. Dan jika sedang dalam proses, jelaskan sudah sampai di mana. Jangan sampai dibiarkan tanpa kejelasan, sementara kondisi jalan semakin parah,” kata Fahmi saat ditemui di Kasongan, Kamis  10 Juli 2025.

Fahmi menjelaskan, perbaikan ruas jalan tersebut sangat penting karena menjadi jalur utama bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa dari wilayah hulu ke pusat pemerintahan kabupaten. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Pasang Iklan

Ia menambahkan, percepatan proyek ini tidak hanya menyangkut serapan anggaran, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup warga di wilayah terdampak. Jalan yang baik diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau jalannya bagus, arus barang dan orang lancar. Perputaran ekonomi akan lebih cepat, dan pada akhirnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

Fahmi menyebut, dorongan terhadap proyek ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada para anggota dewan saat melakukan kegiatan reses di Kecamatan Sanaman Mantikei. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dalam pembahasan anggaran di DPRD.

“Ini aspirasi dari warga yang kami serap saat turun ke lapangan. DPRD hanya menjalankan fungsi pengawasan agar anggaran yang sudah disetujui bisa segera dimanfaatkan,” katanya.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan proyek tersebut dan meminta DPUPR lebih terbuka kepada publik terkait tahapan dan jadwal pelaksanaan pekerjaan. Keterbukaan informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami sangat berharap proyek ini segera direalisasikan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan akibat lambannya pelaksanaan proyek yang sudah lama dinanti,” tutup Fahmi.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan