website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jaga Netralitas ASN, Bawaslu Kotim Mulai Lakukan Sosialisasi

Foto bersama Bawaslu Kotim dan Narasumber sekaligus penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala BKPSDM, Kamaruddin Makalepu Kepala Anggota Bawaslu Kalteng, Siti Wahidah selaku Narasumber. (Foto: Ibrahim Jm)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan sosialiasi pengawasan pemilu partisipatif netralisasi ASN dan peran media dalam pemilu dan pemilihan 2024.

“Dengan sosialisasi ini, ASN bisa memahami sejauh mana fungsinya di pilkada 2024,” ,” kata Ketua Bawaslu Kotim Muhammad Tohari, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Bawaslu sebagai pengawas pemilu dan pengawas netralitas ASN, mengaharapkan ASN tidak mudah terpengaruh oleh pihak manapun, kepentingan apapun atau melakukan pelanggaran-pelanggaran sehingga dilaporkan ke KASN.

Dirinya pun berharap netralitas ASN itu dapat tersampaikan dengan optimal khususnya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga upaya pencegahan nama ASN masuk dalam ketidak netralitas dapat optimal.

“ASN netralitasnya di pilkada harus tetap di junjung tinggi, jangan sampai ada laporan ada ASN di Kotim menggunakan atributnya mempengaruhi atau menggerakkan orang lain untuk memilih calon tertentu,” jelasnya.

Dalam sosialiasi tersebut, dihadiri oleh Forkopinda Kabupaten Kotim, anggota Bawaslu provinsi Kalteng, beberapa Camat dan Lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Narasumber yaitu Kepala BKPSDM Kamaruddin Makalepu, Perwakilan dari Anggota Bawaslu Kalteng dan perwakilan dari PWI Kotim Agus Jaka Purnama.

“Kita menyambut baik terkait sosialisasi yang di selenggarakan oleh bawas, apalagi terkait netralitas ASN dalam pilkada, untuk menciptakan pemilu yang jujur dan demokratis,” jelas Kamaruddin usai kegiatan tersebut.

Sementara, Siti Wahida mewakili Bawaslu Kalteng meminta seluruh elemen yang hadir terutama atas nama pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat aktif mengawasi terkait pemiluh yang jujur dan adil.

“Saya harapkan ke elemen yang hadir mengawasi bersama jalannya pemilu, dan menyampaikan ke masyarakat untuk melaksanakan pemilu yang jujur dan adil supaya itu menjadi nilai ibadah bagi kita,” pungkas Siti Wahida.

Penulis : Ibrahim Jm

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan