INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikannya saat menghadiri ramah tamah peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Selatan (Barsel), yang digelar di Aula Kantor Bupati Barsel, Selasa, 23 September 2025.
Agustiar mengatakan PAD merupakan modal utama untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Barsel untuk lebih kreatif dalam menggali potensi unggulan daerah.
“Kemandirian daerah perlu diperkuat dengan mengembangkan potensi unggulan sumber daya alam, pariwisata, dan ekonomi kreatif, termasuk seni budaya kearifan lokal serta sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.
Gubernur menekankan, dengan pengelolaan potensi secara berkelanjutan, Barito Selatan dapat berdiri kokoh tanpa terlalu bergantung pada dana transfer pusat.
Selain itu, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diyakini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Dengan meningkatnya PAD melalui sektor unggulan ini, masyarakat akan merasakan langsung manfaat pembangunan,” jelas Agustiar.
Ia menegaskan, kemandirian fiskal harus disertai kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyukseskan program strategis, baik berskala daerah maupun nasional.
Menurut Gubernur, keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai secara sendiri-sendiri, tetapi melalui kerja sama lintas sektor yang solid.
“Mari bekerja bersama, merangkul semua pihak, agar Barito Selatan semakin maju, pelayanan publik meningkat, dan masyarakat sejahtera,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Agustiar turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-66 kepada Kabupaten Barsel.
Ia berharap momentum peringatan hari jadi menjadi semangat baru untuk evaluasi, perbaikan, dan inovasi di berbagai bidang pembangunan.
“Jangan cepat puas, terus lakukan inovasi dan perbaikan agar masyarakat semakin merasakan manfaat pembangunan,” pesannya.
Gubernur menekankan, peningkatan PAD dan pengembangan potensi lokal harus sejalan dengan upaya menjaga kearifan budaya serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Selatan.
Acara ramah tamah tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Selatan, jajaran Forkopimda, pejabat provinsi, serta tokoh masyarakat setempat, menandai pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
Penulis: Redha | Editor: Andrian