INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melepas secara resmi kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Provinsi Kalteng yang akan berlaga di tingkat nasional di Kendari, Senin 13/10/2025. Acara ini digelar di halaman Kantor Gubernur Kalteng, dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Leonard S. Ampung, Kepala OPD terkait, para pembimbing kafilah, tokoh masyarakat, serta perwakilan peserta.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh panitia dan peserta kafilah. Ia menekankan bahwa keberangkatan kontingen ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum untuk meneguhkan kualitas iman dan prestasi para peserta. “Kalteng menaruh harapan besar pada kalian. Jadikan kompetisi ini sebagai sarana meningkatkan kualitas iman, disiplin, dan semangat juang sekaligus membawa nama baik provinsi,” tegasnya.
Gubernur menegaskan, keberhasilan peserta dalam ajang STQH tingkat nasional akan menjadi cerminan kualitas pembinaan keagamaan yang dilakukan Pemprov Kalteng selama ini. “Saya ingin setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, baik dalam tilawah maupun tahfidz. Bukan hanya untuk meraih juara, tetapi untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Plt. Sekda Provinsi, Leonard S. Ampung, menambahkan bahwa pemerintah akan mendukung segala kebutuhan logistik, transportasi, dan pendampingan selama perlombaan. Menurutnya, dukungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi keagamaan. “Kita memastikan semua peserta mendapatkan fasilitas yang memadai agar bisa fokus pada perlombaan,” kata Leonard.
Kontingen STQH Kalteng tahun ini terdiri dari 45 peserta yang telah melewati seleksi ketat di tingkat provinsi. Mereka mewakili berbagai kategori tilawah Al-Qur’an, tahfidz juz 30, dan tahfidz 5 juz, serta cabang Hadits. Pembimbing kafilah menjelaskan bahwa setiap peserta telah mengikuti latihan intensif selama beberapa bulan terakhir dengan metode yang terstruktur dan disiplin.
Selain menekankan persiapan teknis, Gubernur Sabran juga mengingatkan para peserta untuk menjaga etika, sopan santun, dan disiplin selama berada di Kendari. Ia menekankan bahwa perilaku peserta di luar arena lomba sama pentingnya dengan prestasi yang diraih di atas panggung. “Bawa nama baik Kalteng dengan sikap yang baik dan tanggung jawab. Ingat, kalian adalah duta provinsi sekaligus teladan bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga meminta media lokal dan nasional untuk mendukung kegiatan ini dengan memberitakan persiapan dan keberangkatan kafilah secara positif. Ia menilai, peran media penting untuk meningkatkan semangat para peserta sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat luas. Leonard S. Ampung menambahkan, Pemprov Kalteng telah memfasilitasi liputan media agar proses pemberangkatan dan kegiatan kafilah dapat diketahui publik secara luas.
Selain aspek persiapan dan dukungan, Sabran menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pembimbing, tokoh masyarakat, dan orang tua peserta. Ia menilai bahwa keberhasilan dalam STQH bukan hanya soal bakat individu, tetapi juga hasil kerja sama yang harmonis antara semua pihak. “Sinergi inilah yang akan menjadikan kafilah kita lebih solid dan siap bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.
Gubernur juga menyinggung bahwa kegiatan STQH nasional menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan budaya dan nilai-nilai keagamaan Kalteng kepada provinsi lain. Ia berharap kehadiran kontingen Kalteng dapat menunjukkan kualitas pembinaan keagamaan dan potensi generasi muda yang unggul dan berbudi pekerti.
Sebelum pelepasan, seluruh peserta mengikuti sesi pengarahan dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Kegiatan ini berjalan khidmat dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol semangat kebersamaan dan dukungan penuh pemerintah.
Penulis : Redha
Editor : Andrian